Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Pembukaan PON Tetap di Aceh, Pemerintah Aceh Bantah Gubernur Sumut

MTA meminta Gubernur Edy Rahmayadi mengikuti kesepakatan bersama antara Pemerintah Aceh dengan Pemerintah Provinsi Sumut yang ditandatangani

Tayang:
FOR SERAMBINEWS.COM
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA 

"Mungkin beliau (Gubernur Edy Rahmayadi) belum mendapatkan informasi yang utuh dari bawahannya terkait kesepakatan PON XXI Aceh-Sumut, apalagi saat itu beliau belum memimpin.”

MUHAMMAD MTA,
Jubir Pemerintah Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemerintah Aceh menegaskan bahwa pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara (Sumut) tahun 2024 tetap di Aceh, meskipun even tersebut berpotensi ditunda pelaksanaannya karena bersamaan dengan tahun politik.

Penegasan tersebut disampaikan Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, merespons pernyataan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi pada Sabtu (29/1/2022), yang menyebutkan bahwa pembukaan PON XXI 2024 di Sumut dan penutupan di Aceh.

Muhammad MTA meminta Gubernur Edy Rahmayadi mengikuti kesepakatan bersama antara Pemerintah Aceh dengan Pemerintah Provinsi Sumut yang ditandatangani pada November 2017 silam.

"Kesepakatan tersebut diteken langsung oleh gubernur kedua provinsi saat itu, yaitu Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi," kata MTA, Minggu, (30/1/2022).

Baca juga: Enam Eks PON Aceh Mulai Latihan Bersama Persiraja

MTA menjelaskan, kesepakatan yang diteken pada 6 November 2017 itu berisi tentang penyelenggaraan bersama tuan rumah PON XXI tahun 2024.

Salah satu yang disepakati adalah menetapkan Aceh sebagai tempat pembukaan acara dan Sumut tempat penutupan.

"Kesepakatan bersama ini berlaku sejak diteken oleh kedua pihak hingga selesainya penyelenggaraan PON XXI 2024. Hal ini tertulis jelas dalam pasal lima," ujarnya.

MTA mengharapkan semua pihak agar dapat berpegang teguh pada keputusan yang telah disepakati bersama.

Hal itu penting agar tidak terjadinya gangguan pada proses persiapan dan pelaksanaan lanjutan agenda tersebut.

MTA menambahkan, pihaknya tidak ingin berpolemik terkait pernyataan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang mengatakan pembukaan PON akan digelar di Sumut dan penutupan di Aceh.

"Mungkin beliau belum mendapatkan informasi yang utuh dari bawahannya terkait kesepakatan PON XXI Aceh-Sumut, apalagi saat itu beliau belum memimpin," tutup MTA.

Untuk diketahui, Gubernur Edy Rahmayadi menyampaikan hal itu saat mengingatkan anak buahnya agar bekerja maksimal menyambut PON 2024 mendatang.

Pasalnya Sumut dan Aceh telah resmi ditunjuk menjadi tuan rumah dalam perhelatan tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved