Berita Gayo Lues
Lima Ekor Sapi Peliharaan Warga di Gayo Lues Mati Mendadak, Dalam Kurun Waktu Empat Hari
Berdasarkan informasi Rabu (2/2/2022),sebanyak 5 ekor sapi bali milik warga di Desa Pangur dan Rerebe Kecamatan Dabun Gelang dilaporkan mati mendadak
Penulis: Rasidan | Editor: Nurul Hayati
Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Serambinews.com, Rabu (2/2/2022), sebanyak lima ekor sapi bali milik warga di Desa Pangur dan Rerebe Kecamatan Dabun Gelang dilaporkan mati mendadak.
Laporan Rasidan Gayo Lues
SERAMBINEWS.COM,BLANGKEJEREN - Warga di Kecamatan Dabun Gelang yang merupakan peternak, kini mulai was-was dan ketakutan serta mengalami kerugian.
Hal itu setelah, lima ekor hewan peliharaan warga berupa sapi bali dilaporkan mati mendadak di dua desa di kecamatan tersebut.
Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Serambinews.com, Rabu (2/2/2022), sebanyak lima ekor sapi bali milik warga di Desa Pangur dan Rerebe, Kecamatan Dabun Gelang dilaporkan mati mendadak.
Kejadian tersebut berlangsung dalam kurun waktu empat hari terakhir, yakni bermula sejak dari Hari Sabtu lalu hingga Selasa kemarin.
Selain lima ekor sapi milik warga yang sudah mati, kini dua ekor sapi lainnya milik warga tersebut dilaporkan mengalami gejala dan ciri-ciri yang sama seperti sapi peliharaan warga yang mati sebelumnya.
Namun penyebab matinya hewan peliharaan warga di Kecamatan Dabun Gelang itu, belum diketahui secara pasti.
Kabid Perternakan Galus, Adnan, kepada Serambinews.com, Rabu (2/2/2022) mengatakan, pihaknya dari dinas bersama tim kesehatan hewan sedang berada di lapangan dan melakukan investigasi.
Baca juga: Banyak Sapi Mati, Kim Jong Un akan Hukum Kerja Paksa Peternak Bila Hewan Ternaknya Mati
Setelah dilaporkan, kini empat ekor sapi peliharaan warga mati mendadak, sebelumnya di Kecamatan Dabun Gelang.
Sedangkan satu ekor sapi milik warga, dilaporkan masih sempat disembelih oleh warga yang terjadi pada Selasa 1 Febuari kemarin petang.
Selain lima ekor sapi yang mati dan sempat disembelih, lanjut Adnan, kini dua ekor sapi milik warga lainnya diduga sudah terkontaminasi atau mengalami gejala yang sama seperti sapi yang mati sebelumnya.
Sehingga diberikan suntikan daya tahan tubuh serta obat-obatan lainnya sebagai anti biotik.
Bahkan sudah diambil sampel akan dilakukan uji laboratorium, untuk mengetahui penyebab matinya hewan peliharaan warga tersebut.
"Diminta para warga atau pemilik ternak di Kecamatan Dabun Gelang tersebut, agar untuk sementara harus mengontrol ternaknya dengan rutin dan dilakukan pengawasan. Bahkan bila perlu ternaknya agar dikandangkan dan jangan dilepas dulu, sebelum diketahui penyebab mati mendadaknya terhadap sejumlah ternak warga dalam kurun waktu empat hari terakhir ini," imbuhnya. (*)
Baca juga: Viral, Video Dua Sapi Mati dan Pohon Kelapa Patah Disambar Petir di Indrapuri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ternak-warga-di-2-desa-di-kecamatan-dabun-gelang-kabupaten-galus-dilaporkan-mati-mendadak.jpg)