Internasional
Uni Emirat Arab Minta AS Masukkan Kembali Houthi Sebagai Organisasi Teroris
Uni Emirat Arab (UEA) minta Amerika Serikat (AS) kembali memasukkan milisi Houthi sebagai organisasi teroris.
SERAMBINEWS.COM, DUBAI - Uni Emirat Arab (UEA) minta Amerika Serikat (AS) kembali memasukkan milisi Houthi sebagai organisasi teroris.
Kantor berita Al-Arabiya melaporkan hal itu, mengutip sebuah opini yang diterbitkan di Wall Street Journal.
Yousef al-Otaiba AS dan perwakilan tetap UEA untuk PBB, Lana Zaki Nusseibeh menulis Houthi harus dimasukkan kembali sebagai organisasi teroris
Dia mengatakan hal itu akan membantu menghentikan pasokan keuangan dan senjata tanpa membatasi bantuan kemanusiaan untuk rakyat Yaman.
Presiden AS Joe Biden mencabut klasifikasi 'teroris' Houthi, yang diperkenalkan oleh mantan Presiden Donald Trump pada Februari 2021.
Baca juga: Uni Emirat Arab Tegaskan Jangan Uji Negaranya, Milisi Houthi dan Iran Salah Sasaran
Para diplomat UEA juga meminta AS menyediakan UEA dengan peralatan anti-rudal dan anti-drone lebih baik agar mampu mempertahankan diri melawan Houthi.
“Kemampuan anti-rudal dan anti-drone yang lebih baik sangat dibutuhkan," tulis Al-Otaiba dan Nusseibeh.
Dikatakan, Sistem Patriot dan Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) AS akan mencegah korban jiwa yang lebih besar seperti serangan Januari 2022.
Abu Dhabi telah diserang tiga kali pada Januari 2022 oleh milisi Houthi.
Houthi menargetkan situs sipil dengan rudal balistik dan drone peledak, yang menyebabkan kematian tiga warga.
“UEA akan mengintensifkan kerjasama dengan AS untuk memperluas dan meningkatkan payung pelindung ini untuk dirinya sendiri, aset AS dan sekutu Teluk lainnya,” tambah Al-Otaiba dan Nusseibeh.
Baca juga: Arab Saudi dan Sekjen Dewan Kerjasama Teluk Kutuk Serangan Rudal Milisi Houthi ke UEA
Washington telah mengumumkan mengerahkan rudal darat-ke-udara Patriot untuk mencegat serangan Houthi di ibu kota, Abu Dhabi.
Dalam opininya, Al-Otaiba dan Nusseibeh juga menyerukan lebih banyak tekanan untuk diterapkan pada Iran.
Dikatakan, Teheran telah memberikan dukungan keuangan dan militer kepada Houthi.
Menurut rancangan laporan Dewan Keamanan PBB pada Januari 2022, Iran mengekspor ribuan senjata dari pelabuhan Jask Iran di Laut Oman ke Yaman.(*)
Baca juga: Militer AS Luncurkan Rudal Pencegat Rudal Balistik Milisi Houthi Menuju Uni Emirat Arab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/milisi-houthi-jaga-kedutaan-as-di-yaman.jpg)