Rabu, 13 Mei 2026

Berita Luar Negeri

Macron Bujuk Putin Soal Ukraina, Citra Satelit Tunjukkan Pengerahan Pasukan

Kunjungan itu sebagai upaya Macron membujuk Presiden Vladimir Putin untuk meredakan konflik di Ukraina menyusul kekhawatiran dunia akan invasi Moskow

Tayang:
Editor: bakri
S ARMY / AFP
Pasukan terjun payung dari Divisi Lintas Udara ke-82 bersiap untuk berangkat dari Fort Bragg ke wilayah Eropa sehubungan dengan ketegangan antara Rusia dan Ukraina, Minggu (7/2/2022). 

MOSKOW - Presiden Prancis, Emmanuel Macron, mengunjungi Rusia.

Kunjungan itu sebagai upaya Macron membujuk Presiden Vladimir Putin untuk meredakan konflik di Ukraina menyusul kekhawatiran dunia akan invasi Moskow.

Macron mengaku akan mencari solusi yang bersejarah sebelum ia meninggalkan Paris.

"Kami akan mendiskusikan soal deeskalasi," kata Macron kepada koran Le Journal Du Dimanche yang dikutip AFP, Senin (7/2/2022).

Citra satelit yang diambil pada 1 November 2021 menunjukkan pasukan darat Rusia dalam jumlah besar ditempatkan di Kota Yelnya, Region Smolensk Oblast.
Citra satelit yang diambil pada 1 November 2021 menunjukkan pasukan darat Rusia dalam jumlah besar ditempatkan di Kota Yelnya, Region Smolensk Oblast. (KOMPAS.COM/SATELLITE IMAGE ©2021 MAXAR TECH VIA DAILY MIRROR)

Ia juga berkata, tujuan Rusia jelas bukan Ukraina, tetapi kesepakatan terkait keamanan dengan negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dan Uni Eropa.

"Keamanan dan kedaulatan Ukraina atau negara Eropa lain tak bisa dikompromikan, sama seperti Rusia yang sah-sah saja mengajukan pertanyaan tentang keamanan wilayah sendiri," kata Macron.

Moskow menuding Barat, terutama Amerika Serikat dan NATO menolak kekhawatiran Rusia soal keamanan mereka.

Menanggapi pertemuan tersebut, Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan pembicaraan Putin dan Macron sangat penting.

Baca juga: Tempeleng Presiden Prancis Emmanuel Macron, Pria Bernama Damien Tarel Cuma Dituntut 18 Bulan Penjara

Baca juga: Presiden Prancis Emmanuel Macron Ditampar Pria Tak Dikenal, Begini Kronologisnya

Namun, dia juga memperkirakan tak ada orang yang seharusnya mengharapkan langkah besar.

"Situasinya terlalu kompleks untuk berharap ada terobosan yang menentukan dalam satu pertemuan," kata Peskov kepada wartawan.

Prancis yang kini menjadi ketua Uni Eropa mencoba memposisikan diri sebagai tokoh kunci Eropa dalam negosiasi dengan Rusia.

Selama sepekan terakhir, Macron sudah berbicara dengan Putin melalui telepon beberapa kali.

Ia juga membuka pembicaraan dengan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, pada Minggu (6/2/2022).

Macron diperkirakan akan mendorong rencana perdamaian antara Rusia dan Ukraina.

Dia juga bisa menawarkan ke Moskow untuk berkonsultasi soal pengendalian senjata dan ekspansi NATO.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved