Selasa, 19 Mei 2026

Suami Jalan-jalan Bawa Penggalan Kepala Istrinya, Dibunuh Karena Selingkuh, Publik Iran Marah

Istri muda berusia 17 tahun itu diketahui telah melarikan diri ke Turki setelah keluarganya mengetahui bahwa dia berselingkuh.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
dailymail.co.uk
Seorang pria yang belum diketahui namanya berjalan-jalan sambil membawa kepala istrinya, Mona Heydari (foto kanan). Korban melarikan diri dari Iran ke Turki setelah dituduh berselingkuh, namun berhasil ditemukan keluarganya dan dibawa kembali ke kampung halaman. 

SERAMBINEWS.COM - Seorang pria Iran berjalan-jalan sambil membawa penggalan kepala istrinya yang nyawanya ia cabut dengan alasan 'pembunuhan demi kehormatan'.

Daily Mail melaporkan Selasa (8/2/2022)  bahwa, pria yang tidak disebutkan namanya itu memenggal istrinya, Mona Heydari, di kota barat daya Ahvaz pada hari Sabtu, lalu membawa kepalanya yang terpenggal berjalan-jalan.

Istri muda berusia 17 tahun itu diketahui telah melarikan diri ke Turki setelah keluarganya mengetahui bahwa dia berselingkuh.

Menurut laporan media lokal, keluarganya melacak dia ke negara itu, lalu dibawa kembali ke Iran oleh ayah dan suaminya pada minggu ini.

Mona Heydari baru berusia 12 tahun ketika dia menikah dengan pria yang juga sepupunya itu. 

Perempuan malang itu memiliki seorang putra berusia tiga tahun pada saat dia dibunuh.

Polisi telah menangkap suami dan saudara laki-lakinya dengan tuduhan membunuh Mona sebagai pembalasan atas perzinahan dan meninggalkan keluarga.

Polisi tidak mengungkap nama-nama pria tersebut.

Sebuah rekaman menunjukkan sang suami menyeringai ketika dia memegang pisau di satu tangan dan membawa penggalan kepala istrinya dengan tangan yang lain.

Di Iran, usia legal untuk menikah adalah 13 tahun.

Publik Iran terkejut dan marah atas pembunuhan Mona Heydari.

Di media sosial, banyak yang menuntut reformasi sosial dan hukum.

Seorang pria yang belum diketahui namanya berjalan-jalan sambil membawa kepala istrinya, Mona Heydari (foto kanan). Korban melarikan diri dari Iran ke Turki setelah dituduh berselingkuh, namun berhasil ditemukan keluarganya dan dibawa kembali ke kampung halaman.
Seorang pria yang belum diketahui namanya berjalan-jalan sambil membawa kepala istrinya, Mona Heydari (foto kanan). Korban melarikan diri dari Iran ke Turki setelah dituduh berselingkuh, namun berhasil ditemukan keluarganya dan dibawa kembali ke kampung halaman. (dailymail.co.uk)

Baca juga: Istri Nekat Penggal Suami Karena Curiga Selingkuh, Pelaku Serahkan Diri ke Polisi Bawa Kepala Korban

Baca juga: Tak Terima Diusir dari Rumah, Pria Ini Penggal Kepala Mertuanya dan Bawa Keliling Kampung

"Seorang manusia dipenggal, kepalanya ditampilkan di jalan-jalan dan pembunuhnya bangga," kata harian reformis Sazandegi.

'Bagaimana kita bisa menerima tragedi seperti itu? Kita harus bertindak agar femisida tidak terjadi lagi.'

Pengacara Ali Mojtahedzadeh, di koran reformis Shargh, menyalahkan 'celah hukum' karena 'membuka jalan bagi pembunuhan demi kehormatan'.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved