Internasional
Malala Yousafzai Ikut Protes Larangan Jilbab di India
Peraih Nobel Perdamaian, Malala Yousafzai ikut memprotes larangan jilbab bagi siswi dan mahasiswi di India.
SERAMBINEWS.COM, NEW DELHI - Peraih Nobel Perdamaian, Malala Yousafzai ikut memprotes larangan jilbab bagi siswi dan mahasiswi di India.
Malala mendesak para pemimpin India untuk menghentikan marginalisasi perempuan Muslim.
Aks protes atas larangan jilbab di perguruan tinggi dan sekolah terus meluas di Negeri Taj Mahal itu.
Pihak berwenang di negara bagian Karnataka di India selatan pada Selasa (8/2/2022) memerintahkan sekolah dan perguruan tinggi tutup selama tiga hari.
Sehari kemudian, pada Rabu (9/2/2022) melarang pertemuan di dekat semua lembaga pendidikan selama dua minggu dalam upaya mencegah protes.
Hal itu juga memicu protes balasan oleh mahasiswa dan siswa Hindu. .
“Perguruan tinggi memaksa kita untuk memilih antara studi dan jilbab," kata Malala di Twitter, Kamis (10/2/2022).
"Menolak membiarkan gadis-gadis pergi ke sekolah dengan jilbab sangat mengerikan," tambahnya.
Baca juga: Siswi Muslim Karnataka Dilarang Masuk Sekolah, Berkemah di Halaman, Protes Larangan Pakai Jilbab
Dia mengutip sebuah laporan, seorang siswa Muslim mengatakan dia dan teman-teman sekelasnya dipaksa memilih antara belajar atau menanggalkan jilbab.
"Objektifikasi wanita tetap ada, untuk memakai lebih sedikit atau lebih," jelasnya.
Ada laporan tentang duel pengunjuk rasa yang saling melempar batu.
Polisi menggunakan kekerasan pada Selasa (8/2/2022), ketika demonstrasi menyebar ke lebih banyak perguruan tinggi dan setidaknya dua negara bagian lainnya.
Malala berusia 15 tahun usai selamat dari tembakan Taliban di Pakistan karena berbicara tentang hak anak perempuan atas pendidikan.
Protes jilba di India dimulai pada Januari 2021 di sebuah perguruan tinggi yang dikelola pemerintah di Distrik Udupi negara bagian Karnataka.
Dimana, enam gadis remaja dilarang masuk kelas karena mengenakan penutup kepala.