Berita Sepakbola
AC Milan 4 - 0 Lazio, Bukan Lagi Kutukan
KETIKA pertama kali mendarat di Milan akhir Juli tahun lalu, Olivier Giroud langsung sesumbar tak percaya dengan kutukan sulit cetak gol
KETIKA pertama kali mendarat di Milan akhir Juli tahun lalu, Olivier Giroud langsung sesumbar tak percaya dengan kutukan sulit cetak gol bagi pemilik nomor 9.
"Saya tahu cerita tentang nomor punggung 9 di AC Milan ini.
Tapi, taya tidak percaya takhayul.
Saya percaya dengan kemampuan yang saya punya," kata Giroud saat itu.
Dan dia bukan sekadar sesumbar.
Dua gol Giroud ke gawang Lazio saat AC Milan menang 4-0 dalam perempatfinal Coppa Italia di San Siro kemarin (10/2), menjadi bukti ketajamannya.
Empat hari lalu, Giroud juga mengemas brace yang membawa kemenangan AC Milan 1-2 atas Inter Milan dalam lanjutan Serie A.
Striker Prancis berusia 34 tahun ini sepertinya memang sedang menggila sekarang.
Namun, di atas semua itu, Milan bisa mengatakan mereka kini telah menghapus kutukan nomor 9 yang ditahan oleh Pippo Inzaghi kepada sepuluh pemain penerusnya, usai pensiun di musim 2011/12 lalu.
Ada sepuluh pemain kemudian yang mewarisi nomor 9 di Milan.
Baca juga: AC Milan Vs Lazio, Stadion Favorit Ciro Immobile
Baca juga: Inter Milan Kalah dari AC Milan di Derby della Madoninna, Ini 3 Penyebab Kekalahan I Nerazzurri
Mereka adalah Alexandre Pato (0 gol 4 laga), Alessandro Matri (1 dari 15), Fernando Torres (1 dari 10), Mattia Destro (3 dari 15), Luiz Adriano (4 gol dari 26), Gianluca Lapadula (8 dari 27, Andre Silva (2 dari 24), Gonzalo Higuain (6 dari 15), Krzysztof PiÄ…tek (4 dari 18), dan Mario Mandzukic (0 dari 10).
Seperti sebuah kutukan, semuanya tampil melempem.
Tak ada yang bisa cetak gol dua digit.
Dari sepuluh pemain bernomor punggung sembilan, jika dikumpulkan mereka total hanya mencetak 44 gol.
Sementara saat ini Giroud total telah mencetak 10 gol di Serie A, dan Piala Italia.
Jumlah dua digit itu mendekati apa yang diukir Superpippo di musim 2008/09 ketika ia total mencetak 16 gol.
"Dia memulai musim dengan sangat baik.
Tapi, Olivier kemudian bermasalah dengan punggung, dan pergelangan kakinya.
Jadi, dia perlu waktu untuk kembali tajam.
Dia striker sejati.
Apresiasi saya juga untuk seluruh tim yang tampil baik malam ini.
Baca juga: Inter vs AC Milan, Perang Gelandang
Baca juga: Hasil dan Klasemen Liga Italia: AC Milan Vs Juventus Sama Kuat, Napoli Pesta Gol, Inter Makin Kokoh
Kami harus bisa terus dalam performa seperti ini," kata pelatih Milan, Stefano Pioli.
Dalam duel di San Siro kemarin, Rossoneri membuka keunggulan 1-0 di menit ke-24.
Rafael Leao merobek gawang Pepe Reina setelah bola tembakannya mengarah ke sudut kanan bawah.
Tuan rumah menggandakan skor di menit ke-41.
Giliran Olivier Giroud yang merobek gawang Lazio dari jarak dekat setelah memanfaatkan assist dari Leao.
Empat menit kemudian, Giroud kembali cetak gol untuk membawa Milan memimpin 3-0.
Di babak kedua, tuan rumah memperbesar keunggulan lewa gol penutup Franck Kessie yang memanfaatkan kemelut dari bola tembakan bebas Daniel Maldini.
Antusiasme pun menggelora di San Siro, di mana para ribuan penonton membuat ritual "Mexican Wave" yang sudah jarang terlihat di stadion sebelumnya.
Baca juga: Pawang Maskot Lazio Memuji Diktator Mussolini, Komunitas Yahudi Lancarkan Protes
Milan pun dengan semangat menyambut lagi Derby della Madonnina kontra Inter Milan dalam semifinal pada Maret nanti.
Kami memanfaatkan kemenangan derby sebaik-baiknya untuk memberi diri kami lebih banyak energi, keyakinan, dan optimismekeyakinan.
Seluruh atmosfer sangat positif, kami fokus dan memegang kendali selama 90 menit penuh, kata Pioli puas.
Tak Sabar Hadapi Inter Lagi
Rafael Leao menyebut AC Milan sedang dalam kondisi "on fire" saat menggebuk Lazio dalam perempatfinal Coppa Italia, kemarin.
Kini, dia tak sabar untuk bertemu kembali rival satu kota, Inter Milan pada semifinal coppa Italia Maret nanti.
Di laga kemarin, Leao mencetak gol pembuka hasil assists dari Alessio Romagnoli, ditambah dua gol Olivier Giroud, dan diakhiri gol Franck Kessie.
"Kemenangan di Derby Milan kemarin membakar semangat kami untuk tampil lebih baik lagi.
Baca juga: Maurizio Sarri Resmi Dipinang Lazio, Tinggal 2 Klub yang Masih Berstatus Tak Punya Pelatih
Saya pikir performa kami luar biasa malam ini.
Ini hasil yang membanggakan," kata Leao.
"Sekarang kami sudah menjejakkan kaki di semifinal.
Coppa Italia adalah kompetisi yang ingin kami menangkan.
Saya selalu siap membantu tim dengan gol maupun assists.
Tapi, di atas segalanya yang terpenting adalah tim menang, dan kami bisa mengangkat trofi," ujarnya.
Ditanya apakah Giroud berterima- kasih karena dia menciptakan assists untuk sang striker, Leao menjawab, "Ya, dia berterima- kasih, tapi itu adalah pekerjaan saya, dan saya gembira untuk gol dia," kata Leao yang sudah terlibat 13 gol dari 26 laga di berbagai kompetisi musim ini. (Tribunnews/ den)
Baca juga: Maurizio Sarri Resmi Dipinang Lazio, Tinggal 2 Klub yang Masih Berstatus Tak Punya Pelatih
Baca juga: AC Milan vs AS Roma, Resolusi Ibra
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ketika-pertama-kali-mendarat-di-milan-akhir-juli-tahun-lalu.jpg)