Rabu, 29 April 2026

Inovatif

Hadapi Revolusi Industri 4.0, ASN Diminta Responsif dan Inovatif

Kondisi yang dinamis tersebut menuntut generasi ASN meninggalkan pola kerja lama yang terkesan monoton dan saklek, dengan mengembangkan ekosistem biro

Tayang:
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Ansari Hasyim
FOR SERAMBINEWS.COM
317 ASN jajaran Pemkab Pidie dilantik sebagai fungsional di Gedung PCC Kabupaten Pidie, Kamis (6/1/2022). 

Laporan Fikar W Eda I Jakarta

SERAMBI EWS.COM, JAKARTA - Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta mampu beradaptasi di tengah laju perkembangan revolusi industri 4.0.

Sebagai tulang punggung birokrasi pemerintahan, ASN harus dapat bekerja lebih lincah, adaptif, responsif, dan inovatif.

Hal itu dapat dilakukan salah satunya melalui pemahaman terhadap transformasi teknologi, sehingga pelayanan publik dapat berjalan lebih efisien, tepat, dan cepat.

Demikian disampaikan Koordinator Staf Khusus Presiden RI Ari Dwipayana saat menjadi narasumber dalam Podcast Bikin Bangga Indonesia bertajuk “Birokrasi di Era Revolusi Industri 4.0”, Kamis (10/2/2022).

Jadwal Tanding BATC 2022 – Tim Putra dan Putri Indonesia Hadapi Hong Kong di Laga Pembuka

Siaran tersebut merupakan salah satu program dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Yang sangat penting ASN harus adaptif yakni terbuka terhadap perubahan yang terjadi. Terutama terhadap teknologi, di samping dituntut lincah dan responsif. Kalau dia adapatif maka ASN akan inovatif,” ujar Ari.

Dia menjelaskan, saat ini ASN hidup di zaman yang terus mengalami perubahan.

Man United Vs Southampton, Akhiri Rekor Buruk

Kondisi yang dinamis tersebut menuntut generasi ASN meninggalkan pola kerja lama yang terkesan monoton dan saklek, dengan mengembangkan ekosistem birokrasi baru.

Selain itu, dirinya juga menjelaskan, penerapan reformasi birokrasi yang digaungkan pemerintah merupakan bagian dari respons terhadap dunia yang telah berubah.

Upaya penerapan reformasi birokrasi seperti melalui penyederhanaan struktur dan penggunaan sistem digital ini perlu didukung dengan kapasitas ASN yang memadai.

Terlebih penerapan sistem digital ini hendak mempercepat pelayanan dan selalu menyajikan informasi terbaru.

Tak hanya itu, Ari juga menjelaskan terkait pentingnya memperhatikan core value para ASN, termasuk bagi mereka yang masih terbilang muda.

Menurutnya, membangun core value tersebut dapat dilakukan dengan berbagai cara.

“Core value itu tidak semerta-merta jadi etos budaya birokrasi, bisa dilakukan (melalui) berbagai cara. Bisa dengan peningkatan kapasitas dengan cara-cara baru, itu adalah bagian dari transformasi values. Dan tidak akan berguna kalau sekadar (menjadi) bahan pembelajaran, tapi harus jadi ekosistem kerja,” ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved