Video
VIDEO Pentas Aceh Milenial Dibuka, Virtual Tourism Sebagai Pembangkit Pariwisata
Kegiatan ini menampilkan beragam pertunjukan kesenian yang dikemas dengan gaya milenial dengan menghadirkan para remaja kreatif atau influencer.
Laporan Sara Masroni | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dinas Kebudayaan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menggelar Pentas Aceh Milenial di Taman Budaya, Kota Banda Aceh, pada 12-14 Februari 2022 mendatang.
Pantauan Serambinews.com di Taman Budaya Banda Aceh, Sabtu (12/2/2022) malam, puluhan stand dipenuhi berbagai produk inovasi para milenial untuk dipamerkan dalam event tersebut.
Kegiatan ini menampilkan beragam pertunjukan kesenian yang dikemas dengan gaya milenial, serta menghadirkan para remaja kreatif atau influencer guna berbagi pengalaman dan trik inovasi di bidangnya masing-masing.
Kepala Disbudpar Aceh melalui Kabid Pemasaran, Teuku Hendra Faisal mengatakan, pandemi Covid-19 belum tentu reda, meski demikian berbagai ikhtiar harus terus dilakukan untuk menghidupkan dunia pariwisata di Aceh.
Baca juga: Yuk, Malam Mingguan di Taman Budaya, Ada Pentas Aceh Milenial
Salah satu jalan yang bisa ditempuh adalah dengan menerapkan protokol kesehatan sekaligus memanfaatkan teknologi digital sebagaimana tuntutan zaman di era ini. Dalam hal ini, virtual tourism menjadi salah satu solusi membangkitkan pariwisata di era pandemi.
Ia melanjutkan, dengan tetap mempedomani CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability) atau standar prokes dalam dunia pariwisata, aktivitas berlibur dan mendatangkan wisatawan luar ke Aceh dapat terus berjalan ke depan.
Hendra berujar, melalui kegiatan ini, selain meningkatkan wisatawan ke Aceh, milenial di provinsi paling barat Indonesia ini juga diharapkan bisa terliterasi dengan baik melalui kebudayaan yang akan dipertunjukkan di dalamnya.
Menurutnya, budaya menjadi media terbaik bagi generasi penerus bangsa untuk belajar cara mengantisipasi, menghormati dan juga menyelesaikan suatu permasalahan.(*)
Baca juga: Pengusaha Super Market di Banda Aceh dan Aceh Besar Bentuk Pengurus Aprindo Aceh
Baca juga: Dari Banda Aceh hingga Lhokseumawe, Siaran TV Analog Dimatikan Total Per 30 April, Segera Migrasi!