Sabtu, 25 April 2026

Fit and Proper Test Calon Anggota BPK RI, Haji Uma Pertanyaan Pemberian Opini WTP

Pertanyaan pertama diajukan Haji Uma terkait bagaimana cara meminimalisir kecurangan pemberian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)

Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
H Sudirman atau yang lebih akrab disapa Haji Uma, anggota Komite IV DPD RI ikut ambil bagian dalam Fit and Proper Test Calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Masa Bhakti 2022-2027, Senin (14/2/2022) 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - H Sudirman atau yang lebih akrab disapa Haji Uma, anggota Komite IV DPD RI ikut ambil bagian dalam Fit and Proper Test Calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Masa Bhakti 2022-2027, Senin (14/2/2022)

Fit and Proper Test itu sendiri dipimpin oleh ketua Komite IV DPD RI Sukiryanto dengan agenda utama mendengarkan Visi- Misi para calon anggota BPK RI 2022-2027

Pada tahap pertama Fit and Proper Test dilakukan terhadap 3 calon, yaitu Yves S. Palambang, Priyono Dwi Nugroho dan Dori Santosa.

Setelah ketiga calon BPK RI tersebut memaparkan materi, giliran para Senator mengajukan berbagai pertanyaan untuk menguji kelayakan para calon.

Baca juga: Tak Hanya di Aceh, Haji Uma Tanggung Biaya Pengobatan Warga Aceh Derita Penyakit Aneh di Gorontalo

Termasuk Haji Uma yang ikut ambil bagian mengajukan berbagai pertanyaan pamungkasnya

Pertanyaan pertama diajukan Haji Uma terkait bagaimana cara meminimalisir kecurangan pemberian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

"Terkait Opini WTP kita lihat selama ini banyak tidak tepat sasaran dan juga banyak beredar di luar terkait adanya jual beli opini WTP oleh oknum, maka ini sangat penting untuk meminimalisir agar tidak salah dalam memberikan WTP tersebut," tegas Haji Uma di hadapan tiga calon BPK RI tersebut.

Terhadap pertanyaan kedua, Haji Uma mempertanyakan bagaimana cara agar anggaran daerah tepat sasaran dalam penggunaan dan bukan hanya formalitas.

Baca juga: Dibantu Haji Uma, Ayah Anak Pasien Bocor Jantung Sambil Berlinang Air Mata Ucapkan Terima Kasih

"Kemudian masalah anggaran daerah, kita melihat kadang-kadang tidak tepat sasaran dalam penggunaannya, jadi ini sangat penting untuk mengefektifkan penggunaan anggaran agar lebih tepat sasaran dan tidak hanya semata formalitas," jelas Haji Uma.

Selain pertanyaan substansi, Haji Uma juga menanyakan motivasi para calon anggota BPK RI dalam mengikuti proses seleksi.

Seperti diketahui, pelaksanaan Fit and Proper Test itu sendiri akan dilaksanakan terhadap 15 calon anggota BPK RI masa bhakti 2022-2027 selama dua hari yakni Senin – Selasa, 14-15 Februari 2022.

Baca juga: Harga Emas Naik, Segini Harga Emas Hari Ini dan Rincian Harga Emas Per Gram Selasa (15/2/2022)

Untuk Senin, 14 Februari 2022, DPD RI melakukan uji kelayakan terhadap 8 calon Anggota BPK RI yakni Yves S. Palambang, Priyono Dwi Nugroho, Dori Santosa, Firmansyah, Didi Apriadi, Dadang Suwanda, Isma Yatun dan Haerul Saleh.

Kemudian pada hari kedua dijadwalkan DPD RI melakukan Fit and Proper Test terhadap 7 calon Anggota BPK RI, yaitu Adrin Guntura, Syafri Adnan Baharuddin, Moza Pandawa Sakti, Kukuh Prionggo, Kristiawanto, Rachmat Manggala Purba, dan Osbal Saragi Rumahorbo.(*)

Baca juga: Haji Uma Tanggung Biaya Hidup Pendamping Pasien Anak Mantan Kombatan GAM asal Madat Aceh Timur

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved