Internasional
Pemukim Yahudi Didukung Polisi Israel Serang Rumah Warga Palestina di Sheikh Jarrah
Pemukim Yahudi yang didukung polisi Israel menyerang rumah-rumah warga Palestina di Jerusalem Timur. Bentrokan sempat pecah yang menyebabkan puluhan
SERAMBINEWS.COM, RAMALLAH - Pemukim Yahudi yang didukung polisi Israel menyerang rumah-rumah warga Palestina di Jerusalem Timur.
Bentrokan sempat pecah yang menyebabkan puluhan orang terluka pada Minggu (13/2/2022) malam.
Para pemukim melanjutkan upaya untuk mengusir paksa keluarga Palestina dari rumah mereka.
Untuk hari kedua, polisi Israel turun ke jalan-jalan di lingkungan Sheikh Jarrah.
Menutup jalan-jalan dan gang-gang dekat rumah Fatima Salem dan keluarganya.
Polisi Israel menggunakan air, tim kavaleri, granat kejut dan peluru karet untuk membubarkan massa.
Serangan oleh pemukim Yahudi di Jerusalem berlanjut hingga dinihari.
Pemukim melemparkan batu ke rumah-rumah, menyemprotkan gas merica dan mengibarkan bendera Israel.
Yang lain berkeliaran di jalan-jalan memprovokasi penduduk setempat, bernyanyi dan menari.
Baca juga: Tentara Israel Gelar Operasi Penghancuran Rumah Pejuang Palestina, Seorang Remaja Dibunuh
Menurut Bulan Sabit Merah Palestina pada Selasa (15/1/2022), 31 orang terluka setelah terkena granat kejut, peluru karet dan gas merica.
Mereka termasuk tiga paramedis, seorang jurnalis dan dua aktivis asing.
Polisi menangkap 11 orang di Jerusalem.
Ketegangan di lingkungan itu meningkat.
Setelah Itamar Ben Gvir, seorang anggota sayap kanan Israel Knesset, mendirikan kantornya di sana.
Dia memberi dukungan kepada pemukim Yahudi yang mencoba merebut rumah-rumah warga Palestina.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/tentara-israel-menyeret-perempuan-palestina-ya.jpg)