Breaking News:

Kajian Islam

Khutbah di Masjid HKL, Ustaz Masrul Aidi Singgung soal Aceh Juara Provinsi Termiskin di Sumatera

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat kemiskinan tinggi di Aceh, sehingga Aceh dinobatkan sebagai provinsi termiskin di Sumatera.

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/SYAMSUL AZMAN
Khatib Khutbah Jumat di Masjid Haji Keuchik Leumiek Ustaz Masrul Aidi, Lc MA (18/2/2022) 

Terkait kondisi Aceh yang berturut-turut mendapatkan "penghargaan" ini, turut disinggung Ustaz Masrul Aidi dalam Khutbah Jumat di Masjid Haji Keuchik Leumiek (HKL) Banda Aceh (18/2/2022). 

SERAMBINEWS.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat kemiskinan tinggi di Aceh, sehingga Aceh dinobatkan sebagai provinsi termiskin di Sumatera.

Selain dinobatkan sebagai provinsi termiskin di Sumatera, Aceh juga mendapat "penghargaan" dengan rekor masuk dalam lima provinsi  penduduk miskin tertinggi di Indonesia.

Terkait kondisi Aceh yang berturut-turut mendapatkan "penghargaan" ini, turut disinggung Ustaz Masrul Aidi dalam Khutbah Jumat di Masjid Haji Keuchik Leumiek (HKL) Banda Aceh (18/2/2022). 

Imam shalat Jumat di Masjid HKL kemarin, Tgk Iqbal Syech Muda.

Ustaz Masrul Aidi mengatakan Agama Islam adalah agama yang rahmatan lil alamin (rahmat bagi seluruh alam semesta).

Ketika agama Islam berkembang, pada zaman Rasulullah SAW dan para sahabat, tidak ada seorang muslim pun tersakiti karena Islam-nya.

"Agama Islam adalah agama Rahmatan Lil Alamin, tidak ada seorang muslim pun merasa tersakiti karena keislamannya," ucap khatib di atas mimbar.

Baca juga: VIDEO Eksklusif Ustadz Abdul Somad di Masjid HKL Mengingat Peringatan 17 Tahun Tsunami

Aceh dan Syariat Islam

Pemerintah Pusat telah memberikan keputusan bahwa Aceh diizinkan untuk menerapkan Syariat Islam dalam kehidupan masyarakat.

Ada dua hukum yang legal di Aceh, yakni hukum yang diatur dalam Undang-undang dan hukum berbentuk Qanun.

Hukum undang-undang yakni peraturan yang diterapkan di Indonesia pada umumnya, sedangkan Qanun hanya ada di Aceh, demikianlah kekhususan Aceh.

Namun, syariat di Aceh hanya terfokus pada persoalan jinayat, yang didalamnya terkandung mengenai khamar, maisir dan khalwat.

"Pemerintah pusat telah memberikan keputusan, Aceh bisa menerapkan syariat Islam, namun ketika Syariat Islam diterapkan di Aceh, aqidah tidak diluruskan, akhlak tidak diluruskan, kita hanya fokus berbicara mengenai Qanun kasus jinayat," ucap Ustaz Masrul Aidi.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved