Berita Aceh Barat

Tongkang Pengangkut Batubara Terdampar di Bibir Pantai Berhasil Ditarik Kembali ke Laut

Disebutkan, faktor angin kencang telah menyebabkan tongkang tersebut dihempas hingga ke bibir pantai,

Penulis: Sadul Bahri | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/SA'DUl BAHRI
Tongkang pengangkut batu bara masih tersangkut di bibir Pantai Ujung Karang Meulaboh, kawasan Desa Suak Indrapuri, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Rabu (16/2/2022). 

Disebutkan, faktor angin kencang telah menyebabkan tongkang tersebut dihempas hingga ke bibir pantai,

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Satu unit tongkang pengangkut batu bara milik PT Gaharu Shipping yang sebelumnya terdampar akibat diterjang angin kencang dan gelombang di Pantai Ujung Karang Meulaboh, kawasan Suak Indrapuri telah berhasil ditarik kembali ke laut yang sebelum bersandar di atas karang.

Penarikan tongkang tersebut ke lokasi parkiran guna menghindari kerusakan batu pemecah ombak di kawasan Pantai Ujung Karang Meulaboh.

“Tongkang pengangkut batu bara telah berhasil ditarik lagi ke laut, pada Jumat (18/2/2022),” kata Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Meulaboh, Syamsul Arif menjawab Serambinews.com, Sabtu (19/2/2022).

Disebutkan, faktor angin kencang telah menyebabkan tongkang tersebut dihempas hingga ke bibir pantai,

Baca juga: Tongkang Pengangkut Batubara Masih Tersangkut di Pantai Ujung Karang Meulaboh

Baca juga: VIDEO - Tongkang Muatan Batubara Terdampar di Suak Puntong Nagan Raya

Baca juga: GeRAK Surati Anggota DPR Terkait Tongkang

Sebelumnya diberitakan, bahwa  satu unit tongkang pengangkut batu bara, Kamis (17/2/2022) masih tersangkut di karang bibir Pantai Ujung Karang Meulaboh, Kawasan Suak Indrapuri, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat.

Tongkang tersebut sebelum dihempas oleh terjangan badai pada Rabu (16/2/2022) sekitar pukul 05.00 WIB, dan sejauh ini belum bisa ditarik ke lokasi parkir sekitar 2 mil dari bibir pantai tersebut.

Kasat Polairud Aceh Barat, Iptu TN Samosir kepada Serambinews.com, Kamis (17/2/2022) mengatakan, peristiwa mendaratnya tongkang pengangkut batu bara tersebut akibat diterjang angin kencang.

Disebutkan, tongkang yang disiapkan untuk pengangkutan batu bara di pelabuhan Ujung Karang tersebut ada unit tongkat yang dihempas oleh badai ke bibir pantai.

Salah satu diantara dua tongkang tersebut telah berhasil ditarik kembali ke lokasi parkir di kawasan perairan laut Aceh Barat, sedangkan satunya lagi hingga Kamis sore  masih tersangkut dikarang kawasan bibir pantai Ujung Karang Meulaboh.

Disebutkan, dalam peristiwa terdamparnya tongkang tersebut tidak ada korban jiwa, sebab di tiongkong tersebut tidak ada penghuninya, sebab tongkang tersebut baru ada orang saat pembongkaran batubara dari luar ke dalam tongkang tersebut.

Selama ini tongkang tersebut disiagakan di lokasi parkir di perairan laut Aceh Barat, untuk kesiapan pengangkutan batu bara dari salah satu perusahaan tambang batu baru yang baru.

Disebutkan, tongkang tersebut diduga milik salah satu perusahaan yang akan mengangkut batu bara di Pelabuhan Ujung Karang Meulaboh, untuk melakukan pengangkutan perdana melalui pelabuhan umum tersebut yang kini disulap menjadi tempat pengangkutan batu bara, dimana diatas pelabuhan tersebut telah dibangun kompayer.

Sementara suasana keberadaan tongkang tersebut menjadi salah satu perhatian dari pengung di kawasan lokasi pantai wisata Ujung karang tersebut, tongkang raksasa tersebut tersangkut di bagian karang batu pemecah ombak.

Setiap warga yang lewat memperhatikan keberadaan tongkang raksasa tersebut, sebelumnya jarang-jarang dilihat dari jarak dekat.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved