Pengajian

Komunitas OWOJ Indonesia Baca Quran Tiap Pekan Satu Juz

Tapi kemudian kita melakukan perubahan dan  penyempurnaan, sehingga pengurus ada 50 orang. Diharapkan komunitas ini makin solid dan bermanfaat

Penulis: Fikar W Eda | Editor: Ansari Hasyim
Serambinews.com/Idris Ismail
Kaum ibu-ibu di Masjid Agung Al-Falah Kota Sigli, Pidie memafaatkan waktu usai shalat subuh berjamaah dengan melakukan tadarus Alquran pada hari pertama bulan suci Ramadhan 1442 H, Selasa (13/4/2021). 

Laporan Fikar W Eda I Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Komunitas One Week One Juz (OWOJ) Indonesia, salah satu komunitas baca Alquran secara berkelompok di Indonesia hingga saat ini telah memiliki 22 kelompok atau 660 anggota.

Kelompok ini berdiri sejak tiga bulan silam,  mereka tersebar di berbagai daerah di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke.

Baca juga: Program Ngaji One Week One Juz Musara Gayo Diikuti Lebih 600 Warga Gayo dari Berrbagai Daerah

"Alhamdulilah, sekarang sudah masuk bulan keempat. Kita harapkan jumlah kelompok ini  makin meluas," kata Ketua Bidang Publikasi, Humas, dan Kemitraan Komunitas OWOJ Indonesia, Hasyimi di  Jakarta, Minggu (20/2/2022). 

Komunitas One Week One Juz Indonesia menyelenggarakan pengajian kelompok setiap pekan. Pengajian dilakukan secara virtual. Kehadiran komunitas ini dimaksudkan membiasakan diri membaca Alquran dalam keluarga dan memasyarakatkan tilawah.

Organisasi komunitas  ini melibatkan 50 orang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Sebelumnya kepengurusan hanya 29 orang. "Tapi kemudian kita melakukan perubahan dan  penyempurnaan, sehingga pengurus ada 50 orang. Diharapkan komunitas ini makin solid dan bermanfaat," lanjut Hasymi.

Program One Week One Juz Musara Gayo Dikembangkan ke Arah Bidang Sosial

Komunitas OWOJ Indonesia,  diketuai Yusradi Usman al-Gayoni yang terpilih secara aklamasi di awal pembentukannya tiga bulan silam. Ia mengatakan, belakangan merasa perlu  penyempurnaan pengurus untuk penyegaran. 

"Ada yang digeser karena tidak sesuai di bidang lama. Ada yang naik dari anggota bidang ke ketua bidang. Bahkan, ada yang naik sebagai pembina dan penasihat. Ada juga pengurus baru yang masuk,” tutur Yusradi yang  gembira ternyata masyarakat sangat antusias mengikuti OWOJ.

“Diharapkan komunitas ini juga makin berkontribusi memasyarakatkan kegiatan tilawah dalam masyarakat Indonesia, sekaligus membiasakan dan membudayakan membaca Alquran dalam lingkungan keluarga,” harapnya.

Berikut susunan pengurus Komunitas OWOJ Indonesia hasil penyempurnaan.  Penasihat: M. Dien Madjid, M. Rasjid, Rohima Ardy; Pembina: Rahmat Salam, M. Faisal Muchtar, Nuryus Januarita, Netty Muharni, Ina Yuniati; Ketua, Yusradi Usman al-Gayoni; Sekretaris, Yorie Djohar; Bendahara, Mega Silviani; Bidang Publikasi, Humas, dan Kemitraan, Ketua: Hasyimi, Anggota: Ansyori Bunyamin, Devi Hindraini, Diana Rosvina, Nanang Haryana, Pramudya Putra Bale, Sukardi, Sukarno; Bidang Kesekretariatan, Ketua: Sri Fianim, Anggota: Darmawandi, Dedeh Kurnia, Ikhsan Purnama, Halifah,

Masyitoh, Riswan Efendi Tanjung, Saiful Hidayat; Bidang Pengajaran dan Pembelajaran Quran, Ketua: Jamiun Sahir, Anggota: Darwin Siregar, Ika Sartika, Nafsiah, Nurainun Yus, Rosdiani Nasution, Titi Sumanti; Bidang Sosial dan Kajian Keislaman, Ketua: Tirmizola Mursalan, Anggota: 

Ardhiansyah Putra, Cut Aina, Dayat, Muhammad Asrul, Rukiah Sinambela, Safridawati, Septi Satriani; Bidang Pengawasan dan Pengembangan, Ketua: Ruzanah Masnu, Anggota: Arita Asisanti, 

Iwan Hasri, Raja Syahfitri Simargolang, Sabirin, Sandy Raharjo, Sri Muryanti.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved