Sudah Punya Iron Dome, Israel Kini Tambah Pertahanannya dengan C-Dome
C-Dome merupakan konfigurasi angkatan laut dari sistem pertahanan rudal Iron Dome (Kubah Besi).
Sistem pertahanan rudal Iron Dome
Dilansir dari kompas.com, Iron Dome adalah sebuah sistem pertahanan dari serangan rudal yang basisnya ada di darat.
Dia akan mencegat dan menghancurkan roket juga mortir jarak pendek (45 mil atau setara 72,4 km) yang datang ke wilayah yang ada di bawah pengawasannya.
Iron Dome menjadi fondasi pertahanan militer Israel dalam perang dengan Hamas, sejak diperkenalkan tahun 2011.
Dalam pertempuran yang terjadi akhir-akhir ini, Israel mengklaim sistem pertahanan ini berhasil menghancurkan sekitar 200 dari 1.000 roket Hamas yang diluncurkan ke wilayahnya sejak 12 Mei 2021.
Sistem pertahanan rudal Iron Dome didukung baterai pertahanan rudal.
Sistem ini dapat mencegat dan menghancurkan serangan roket dan mortir jarak pendek sekitar 45 mil diukur dari titik lokasi baterai.
Alat ini juga bisa bergerak sehingga bisa berpindah ke lokasi tertentu yang membutuhkannya.
Iron Dome terdiri dari 3 komponen utama:
-Radar
-Pusat kendali
-Peluncur roket.
Cara kerja Iron Dome
Radar akan mendeteksi kedatangan sebuah roket sekaligus menyampaikan informasi kepada pusat kendali mengenai kecepatan dan lintasan roket yang datang menyerang.
Kemudian, pusat kendali akan mengkalkulasi apakah roket yang datang akan menghantam area berpenduduk atau tidak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/israel-berhasil-menyelesaikan-serangkaian-uji-tembakan-langsung-pertama-c-dome.jpg)