Kamis, 11 Juni 2026

Internasional

Inggris Sebut Rusia Gagal Antipasi Perlawanan Ukraina pada Hari Pertama Serangan

Militer Rusia dinilai gagal memenuhi tujuan utama pada hari pertama, gagal mengantisipasi perlawanan Ukraina.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFp/Anatolii STEPANOV
Pasukan Ukraina melaju dengan tank menuju garis depan untuk menghadang pasukan Rusia di wilayah Lugansk, Ukraina, Jumat (25/2/2022). 

SERAMBINEWS.COM, LONDON - Militer Rusia dinilai gagal memenuhi tujuan utama pada hari pertama, gagal mengantisipasi perlawanan Ukraina.

“Sudah pasti pandangan kami, Rusia berniat menyerang seluruh Ukraina,” kata Menteri Pertahanan Inggris, Ben Wallace kepada Sky News, Jumat (25/2/2022).

"Bertentangan dengan klaim besar Rusia dan visi Presiden Putin," ujarnya.

"Entah bagaimana orang-orang Ukraina memberi pelawanan," tambahnya.

"Putin benar-benar salah, dan tentara Rusia gagal untuk menyampaikan pada hari pertama, tujuan utamanya," klaim Wallace.

Ukraina mengedarkan rekaman yang belum diverifikasi pada Jumat (25/2/2022) tentang kapal perang Rusia.

Dimana, telah memerintahkan pasukan Ukraina di pos terdepan Laut Hitam untuk menyerah.

Baca juga: Pasukan Rusia Maju ke Kiev, Sirine Meraung-Raung di Ibu Kota Ukraina

Orang-orang Ukraina menjawab: "Kapal perang Rusia, pergilah sendiri."

Pasukan Ukraina menjatuhkan sebuah pesawat musuh di atas Kiev pada Jumat (25/2/2022) pagi.

Kemudian menabrak sebuah bangunan tempat tinggal dan terbakar, kata Anton Herashchenko, seorang penasihat Menteri Dalam Negeri.

Tidak jelas apakah pesawat itu berawak atau mungkin rudal.

Pemerintah Kota Kiev mengatakan sedikitnya delapan orang terluka ketika benda itu menabrak sebuah blok apartemen.

"Serangan roket Rusia yang mengerikan di Kiev," tulis Menteri Luar Negeri Dmytro Kuleba di Twitter.

Baca juga: Menyortir Fakta, Serangan Rusia ke Ukraina Belum Dapat Dikonfirmasi, Informasi Salah Menyebar

"Terakhir kali ibu kota ini mengalami hal seperti ini pada tahun 1941 ketika diserang oleh Nazi Jerman," ungkapnya.

Sementara, pertempuran sengit antara pasukan Rusia danUkraina sedang berlangsung di Kota Sumy, timur laut Ukraina pada Jumat (25/2/2022).

Dilaporkan, sebuah pos perbatasan di tenggara terkena rudal, menyebabkan kematian dan cedera di antara penjaga perbatasan,.

Sirene serangan udara terdengar di atas kota Lviv, barat negara itu.(*)

Baca juga: Terungkap Alasan Rusia Ingin Menguasai Chernobyl dari Ukraina

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved