Berita Aceh Besar
Murtad karena Kenalan di Medsos, Remaja Putri Aceh Besar Kembali Disyahadatkan
Seorang remaja putri asal Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar kembali memeluk agama Islam setelah mengucap dua kalimah syahadat
Seorang remaja putri asal Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar kembali memeluk agama Islam setelah mengucap dua kalimah syahadat.
Prosesi syahadat gadis berinisial CPAS (15) itu dilangsungkan di salah satu meunasah di Kuta Baro, Sabtu (26/2/2022).
Di mana ia dibimbing oleh Wakil Ketua MPU Aceh Besar, Tgk Saifullah AR.
Pensyahadatan kembali CPAS disaksikan Bupati Aceh Besar, Ir H Mawardi Ali, Sekda Drs Sulaimi MSi, Kepala Dinas Syariat Islam, Rusdi, beberapa tokoh ulama dayah, diantaranya Tgk Abdul Razak, pimpinan Dayah Daruzzahidin Kuta Baro, dan ratusan masyarakat.
Sebelumnya, sekitar dua bulan lalu, gadis ini dikabarkan sempat keluar dari agama Islam karena menjalin hubungan dengan seorang pria berasal dari Sumatera Utara.
Kabar itu sempat viral di media sosial, khususnya di kalangan masyarakat Aceh Besar.
Untuk diketahui, dia memilih keluar dari Islam pada saat itu karena khilaf.
Berdasarkan pengakuannya kepada warga setempat, dia memilih untuk memeluk agama lain, karena cinta kepada seorang pria yang berasal dari Sumut.
Baca juga: Ketua FKUB Langsa Ingatkan Masyarakat Aceh Terhadap Pendangkalan Aqidah dan Pemurtadan
Baca juga: Tolak Jadi Pengacara Habib Rizieq, Yusril Sebut Sudah Murtad, Malah Sarankan Minta Bantuan Prabowo
Sedangkan pria itu non muslim.
Perkenalan keduanya melalui media sosial, lalu dia terpikat dan jatuh cinta kepada pria tersebut.
Melihat dari kasus tersebut, Bupati Aceh Besar menyampaikan kesedihannya, karena ada warganya yang masih remaja menjadi murtad hanya karena faktor asmara dengan lelaki non muslim.
"Sudah kita saksikan seorang anak kita, kemarin terpengaruh dan khilaf.
Pindah agama.
Tapi ini terpengaruh.
Sehingga, dia dia disadarkan kembali oleh masyarakat.
Alhamdullilah sudah kembali masuk islam," katanya.
Untuk itu, dia meminta seluruh masyarakat di Aceh Besar, khususnya orangtua untuk lebih memperhatikan pergaulan anak-anak, terutama dalam bermedia sosial.
"Mari sama-sama kita jaga anak-anak kita.
Baca juga: Pemko Langsa Akan Tuntaskan Kasus Pemurtadan Cut Fitri
Dengan pendidikanlah anak kita selamat iman.
Selamat daripada Islam.
Pendidikan agama sangat penting.
Apalagi tantangan zaman saat ini," katanya dalam sambutan.
Lebih lanjut bupati mengingatkan jika ada persoalan yang dihadapi masyarakat secara ekonomi yang berpotensi terjadi pendangkalan aqidah agar segera diselesaikan segera bersama-sama dan pemerintah Aceh Besar siap membantu.
“Jika ada masalah kehidupan yang dapat mengganggu akidah umat, masyarakat agar menyampaikan ke perangkat gampong, keuchik, camat bahkan hingga ke pemerintah daerah, dan bisa hubungi dirinya langsung.
Saya mengharapkan masyarakat dapat menerima dan membimbing kembali remaja ini, dan tidak mengucilkan dirinya dan keluarganya,” kata Mawardi.
Keuchik Gampong Cot Preh, Busra mengatakan, dia memilih pindah agama karena terpengaruh ajakan seorang pria non muslim yang dia kenal melalui media sosial.
"Pada akhir 2021.
Anak ini pergi dari rumah, hingga orang tua dan pemerintah gampong melaporkan ke polisi sebagai penculikan.
Setelah dua bulan menghilang, akhirnya gadis remaja yang masih duduk di bangku SMP ini kembali pulang ke orangtuanya.
"Dan saat kembali, kami peroleh informasi sudah menikah dengan laki-laki non muslim di Sumut, yang dia dikenal lewat medsos,” katanya.
Baca juga: Mualaf Asal Sulawesi Utara Ucapkan Syahadat di Meunasah Aceh Pondok Gede
Busra menyampaikan, setelah mengetahui hal itu, pihaknya sempat melakukan upaya komunikasi secara kekeluargaan dengan pihak lelaki tersebut, namun tidak menemui hasil yang diharapkan.
"Lalu kita bujuk CPAS, dan akhirnya mau mendengar kita dan kembali memeluk Islam," sebutnya.
Untuk saat ini, CPAS mendapat pembinaan di rumah singgah di UPTD Rumoh Seujahtera Aneuk Nanggroe Dinas Sosial Aceh untuk mendapat pedampingan khusus, lantaran kondisi keluarganya memprihatinkan.(hendri)
Baca juga: Gadis Nias Masuk Islam, Syahadat di Kantor Keuchik Meunuang Kinco, Segera Nikahi Pemuda Gampong
Baca juga: MPPTI Laksanakan Pensyahadatan Enam Warga Sumut Masuk Islam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/menyerahkan-santunan-kepada-gadis-berinisial-cpas-15.jpg)