Rabu, 29 April 2026

Berita Banda Aceh

Intisari Ceramah Isra Mikraj MRB: Shalat Membentuk Kesalehan Sosial 

Poin pertama, Dr. Abizal menyebutkan, shalat lima waktu dalam sehari-semalam akan membuat kehidupan sosial muslim menjadi lebih bagus.

Penulis: Subur Dani | Editor: Nur Nihayati
For Serambinews.com
Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menyampaikan sambutan pada peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW Tahun 1443 H digelar di Masjid Raya Baiturrahman (MRB) Banda Aceh, Minggu (27/2/2022) malam. 

Poin pertama, Dr. Abizal menyebutkan, shalat lima waktu dalam sehari-semalam akan membuat kehidupan sosial muslim menjadi lebih bagus.

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW Tahun 1443 H digelar di Masjid Raya Baiturrahman (MRB) Banda Aceh, Minggu (27/2/2022) malam. 

Kegiatan yang diawali dengan shalat isya berjamaah itu diikuti Gubernur Aceh Nova Iriansyah berserta pejabat forkopimda Aceh, staf ahli gubernur, hingga para pejabat di lingkungan Setda Aceh.

Selain itu juga masyarakat umum yang merupakan jamaah shalat isya. 

Peringatan Isra Mikraj ini mengusung tema "Pemaknaan shalat dalam membentuk kesalehan sosial" dengan pengisi ceramahnya Ustadz Dr. Abizal M. Yati, Lc, MA.

Dalam penyampaiannya Dr. Abizal membahas tiga poin terkait pentingnya shalat dalam membentuk kesalehan sosial masyarakat. 

Poin pertama, Dr. Abizal menyebutkan, shalat lima waktu dalam sehari-semalam akan membuat kehidupan sosial muslim menjadi lebih bagus.

Baca juga: Peringati Israk Mikraj, Pemkab Bireuen Gelar Zikir dan Doa Bersama

Baca juga: Masrul Aidi LC Penceramah Israk Mikraj di Pijay, Fahmi Sofyan LC MA Beri Tausiah di Pidie

Shalat juga disebut menjamin kebahagiaan, kesejahteraan hingga ketenangan bagi yang mnegerjakannya.

Selain itu, permasalahan dan beban hidup juga akan mudah terselesaikan. 

"Kalau ingin hidup itu tertata sosial dengan bagus, berjalan ekonominya dengan bagus, maka shalatlah," ujar Dr. Abizal. 

Dr. Abizal juga menyebut, jika dalam sebuah keluarga semuanya mengerjakan shalat, maka Allah akan memudahkan persoalan kehidupan keluarga tersebut.

Begitu juga dalam sebuah pemerintahan, lanjut Dr. Abizal, jika para pemimpin dan rakyatnya selalu mengerjakan shalat maka akan dipermudah segala urusan dalam mencapai kesejahteraan. 

"Allah akan membukakan pintu-pintu keberkahan dari langit dan bumi," kata Dr. Abizal. 

Namun, Dr. Abizal juga menyebutkan bahwa kenyataan saat ini banyak muslim cenderung mengabaikan shalat.

Seperti yang terlihat di warung-warung kopi saat sedang berlangsungnya shalat magrib. "Memang waktu azan magrib itu dia tutup, tutup pintunya saja, tapi di dalam masih beraktivitas," kata Dr. Abizal. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved