Breaking News:

Wisata Alam

Objek Wisata di Agusen Dilengkapi dengan Arung Jeram, Ini Rute yang Dilalui

Di lokasi ini pengunjung dapat mencoba mengarungi sungai atau uji nyali dengan perahu karet untuk wisata arung jeram.

Penulis: Rasidan | Editor: Taufik Hidayat
Foto kiriman warga
Dinas Pariwisata Galus sediakan dua perahu karet bagi para pengunjung di objek wisata sungai Agusen kecamatan Blangkejeren untuk menikmati wisata arung jeram di sungai Agusen, kini mulai disediakan Minggu (27/2/2022) kemarin 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Objek wisata di Agusen Kecamatan Blangkejeren kabupaten Gayo Lues (Galus), kini dilengkapi dengan dua  perahu karet yang digunakan para pengunjung untuk melakukan uji nyali berupa Arung Jeram di sungai Agusen atau dikenal dengan sungai Kale Alas tersebut.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Serambinews.com, perahu karet untuk arung jeram di sungai Agusen itu disediakan oleh Dinas Pariwisata Galus bagi para pengunjung, bahkan untuk wisata arung jeram di Agusen tersebut, kini telah dibuka dan dimulai sejak Minggu 27 Febuari kemarin dengan rute yang dilalui dan ditempuh sejuah 1,5 kilometer lebih kurang.

Sungai Agusen sangat dikenal dan strategis dijadikan sebagai wahana uji nyali untuk arung jeram, bahkan sangat cocok untuk menjadi lokasi atau objek  salah satu perlombaan berupa cabang olahraga arung jeram, baik tingkat kabupaten maupun tingkat nasional dengan medannya yang sangat menakjubkan.

Kepala Dinas Pariwisata Galus, Irsan Firdaus, kepada Serambinews.com, Senin (28/2/2022) mengatakan, objek wisata di Agusen kini telah disediakan dan dilengkapi bagi para pengunjung yang ingin mencoba untuk mengarungi sungai atau uji nyali dengan perahu karet sebagai wisata arung jeram.

Dikatakan, para pengunjung selain bisa menikmati keindahan alam dan sungai Agusen serta kopi Gayo yang ada di kawasan tersebut, kini para pengunjung atau keluarga maupun para wisatawan lokal dan wisatawan mancanegara bisa menikmati wisata arung jeram yang disediakan dan dibuka setiap hari libur khususnya. 

"Kapasitas satu perahu untuk arung jeram sebanyak 8 orang yang sudah dilengkapi dengan seorang pemandu (struktur), bahkan biaya operasional atau biaya yang dikenakan para pengunjung hanya Rp 50 ribu per perahu dari dua unit perahu karet yang disediakan,"sebutnya.

Kadis Pariwisata mengatakan, rute arung jeram yang dilalui sejauh 1,5 Kilometer lebih kurang dengan titik lepas (start) di bawah jembatan gantung pertama yang ada di hulu sungai tersebut, sedangkan untuk finish atau lokasi turunnya ada di bawah jembatan gantung di desa tersebut.

"Para pengunjung atau wisatawan yang ikut uji nyali melalui arung jeram disediakan sebuah mobil antar jemput berupa mobil pickup di lokasi turun atau fi tempat tunggu sebelumnya, diharapkan para pengunjung dapat menikmati liburan dan fasilitas maupun sarana yang disediakan di objek wisata Agusen itu," sebutnya.(*)

Baca juga: Sensasi Arung Jeram di Sungai Mane, Pidie

Baca juga: Para Pendaki Tuntaskan Ekspedisi Jelajah Puncak Aceh di Pegunungan Burni Panomon Gayo Lues

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved