Kamis, 4 Juni 2026

Konflik Rusia vs Ukraina

Jenderal Chechnya Dikabarkan Tewas Diserang Tentara Ukraina, Megomed Tushayev Disebut Pahlawan

Pemimpin Chechnya, Ramzan Kadyrov, mengatakan pada Selasa (1/3/2/2022), bahwa orang-orang Chechnya telah tewas dalam invasi Rusia ke Ukraina.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Twitter
Jenderal Magomed Tushaev. 

SERAMBINEWS.COM - Sebanyak 56 tank pasukan khusus Chechnya yang membela Rusia hancur berkeping-keping akibat serangan tentara Ukraina.

Pertempuran pecah di dekat Hostomel, di timur laut Kiev, ibu kota Ukraina.

Media The Kyiv Independent melaporkan bahwa para pejabat di Kyiv mengklaim berhasil mempertahankan kendali ibu kota Ukraina selama pertempuran pada Sabtu malam dan hingga Minggu pagi.

Belum jelas jumlah korban tewas namun diperkirakan mencapai ratusan orang dalam perang Rusia Ukraina ini.

Di antara salah satu korban tewas, disebut adalah panglima pasukan khusus Chechnya, Jenderal Magomed Tushaev.

Megomed Tushayev diketahui merupakan komandan resimen bermotor ke-141 garda nasional Chechnya, pimpinan Akhmat Kadyrov serta menjadi anggota OMON (Unit Kepolisian Khusus Belarusia).

Tushayev merupakan salah satu dari penasihat utama dan komandan militer Chechnya yang dipimpin Ramzan Kadyrov.

Pemimpin Chechnya, Ramzan Kadyrov, mengatakan pada Selasa (1/3/2/2022), bahwa orang-orang Chechnya telah tewas dalam invasi Rusia ke Ukraina.

Kadyrov, mantan pemberontak yang berubah menjadi sekutu Kremlin, telah memberikan dukungannya atas serangan Presiden Rusiak Vladimir Putin di Ukraina, dengan mengirimkan para pejuangnya ke negara itu.

“Sayangnya, sudah ada kerugian di antara penduduk asli Republik Chechnya. Dua meninggal, enam lainnya terluka dalam berbagai tingkat,” kata Kadyrov via Telegram, dikutip dari Kantor Berita AFP.

Baca juga: Mastercard Blokir Lembaga Keuangan Rusia, Patuhi Sanksi AS dan Uni Eropa

Baca juga: Profil Ramzan Kadyrov Pemimpin Chechnya, Mantan Pemberontak Kirim Pasukan Bantu Rusia Serang Ukraina

Kadyrov yang bertanggung jawab atas Republik Chechnya Rusia yang dia atur secara de facto dengan aturannya sendiri, telah memposting video pejuang Chechnya di Ukraina.

Pada Selasa, dia mengunggah salah satu pesawat tempur Chechnya dengan tank Rusia yang melintas.

Rusia belum mengatakan berapa banyak pasukannya yang tewas dalam invasi, tetapi juga telah mengakui adanya kerugian pekan lalu.

Kadyrov mengatakan para pasukan Chechnya yang terbunuh "memilih untuk menjadi pahlawan."

"Ya, mereka membunuh dalam perang dan itu adalah pilihan profesi mereka," ungkap dia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved