Rabu, 29 April 2026

Internasional

Warga China Jadi Sasaran Tembak di Ukraina, Beijing Minta Kiev Jaga Keselamatan Warganya

Warga China yang berada di Ukraina telah menjadi sasaran tembak pasukan Ukraina saat melarikan diri.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
China Daily
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin 

SERAMBINEWS.COM, BEIJING - Warga China yang berada di Ukraina telah menjadi sasaran tembak pasukan Ukraina saat melarikan diri.

Seperti diketahui, China telah menjadi sekutu utama Rusia dalam melawan Amerika Serikat (AS).

Dilansir AP, Pemerintah China, Rabu (2/3/2022) mengatakan salah satu warganya tertembak dan terluka saat mengungsi dari Ukraina.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Wang Wenbin mengatakan insiden itu terjadi pada Selasa (1/3/2022) saat sedang pergi sendiri.

Kedutaan Besar China di Kiev segera menghubungi orang tersebut untuk mendapatkan bantuan.

Wang mengatakan kepada wartawan pada briefing harian, orang itu terluka keluar, tetapi tidak lagi mengancam nyawanya.

Baca juga: Presiden Belarusia Peringatkan Perang Dunia III, Jika Presiden Ukraina Terus Tolak Federasi Rusia

Dia mengatakan kedutaan mengikuti kemajuan orang tersebut dan akan terus memberikan bantuan.

Rincian seputar penembakan itu tidak jelas, menunjuk pada situasi kacau ketika ratusan ribu orang Ukraina dan ribuan orang asing berusaha melarikan diri dari pertempuran.

Beijing telah menolak untuk mengkritik serangan Rusia atau bahkan menggambarkannya sebagai invasi atau perang.

China beralasan NATO dan Barat telah gagal mengatasi masalah keamanan sah Rusia dengan benar.

Saat pertempuran meletus pekan lalu, Kementerian Luar Negeri menyarankan warganya untuk memasang bendera China di kendaraan saat keluar.

Dua hari kemudian, menyarankan mereka untuk tidak menunjukkan tanda-tanda kewarganegaraan China.

Baca juga: Rusia Bombardir Kawasan Perkotaan Ukraina, Ubah Strategi, Gunakan Taktik Perang di Suriah

Tampaknya mencerminkan kekhawatiran atas pengerasan retorika anti-China secara online.

Dalam panggilan telepon Senin (28/2/2022) dengan mitranya dari Ukraina, Menteri Luar Negeri Wang Yi mendesak Ukraina memenuhi tanggung jawab internasional untuk memastikan keselamatan warga negara China.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved