Video
VIDEO - Mengenal Resimen Azov Ukraina yang Ingin Ditumpas Habis Vladimir Putin
Azov adalah unit militer infanteri semua-sukarelawan sayap kanan yang diperkirakan memiliki anggota 900 ultra-nasionalis.
SERAMBINEWS.COM - Ketika invasi Rusia ke Ukraina memasuki hari ke-7, batalion militer sayap kanan Ukraina kembali menjadi sorotan media.
Presiden Rusia Vladimir Putin sempat menyebutkan kehadiran unit-unit semacam itu di dalam militer Ukraina sebagai salah satu alasan mengapa dirinya meluncurkan apa yang disebut sebagai 'operasi militer khusus' untuk de-militerisasi dan de-Nazifikasi Ukraina.
Azov juga terlibat dalam pelatihan warga sipil melalui latihan militer menjelang invasi Rusia.
Azov adalah unit militer infanteri semua-sukarelawan sayap kanan yang diperkirakan memiliki anggota 900 ultra-nasionalis.
Mereka dituduh menyembunyikan ideologi supremasi neo-Nazi dan kulit putih.
Unit ini awalnya dibentuk sebagai kelompok sukarelawan pada Mei 2014 dari geng Patriot Ukraina ultra-nasionalis, dan kelompok Majelis Nasional Sosial (SNA) neo-Nazi.
Baca juga: Inilah Angsa Putih Tu-160 Rusia, Dinobatkan Sebagai Pesawat Pembom Paling Ditakuti di Dunia
Kedua kelompok itu terlibat dalam cita-cita xenofobia dan neo-Nazi dan menyerang migran secara fisik, komunitas Roma, serta orang-orang yang menentang pandangan mereka.
Sebagai batalion, kelompok tersebut bertempur di garis depan melawan separatis pro-Rusia di Donetsk, wilayah timur Ukraina.
Tepat sebelum melancarkan invasinya, Putin mengakui kemerdekaan dua wilayah yang dikuasai pemberontak di Donbass, yakni Republik Rakyat Donetsk (DPR) dan Republik Rakyat Lugansk (LPR).
Unit ini dipimpin oleh Andriy Biletsky, yang menjabat sebagai pemimpin Patriot Ukraina yang didirikan pada 2005 dan SNA yang didirikan pada 2008.
Baca juga: Gempuran Dahsyat Rusia ke Ukraina Akhiri Hidup 2.000 Warga Sipil, PBB Hanya 136 Orang
SNA diketahui telah melakukan serangan terhadap kelompok minoritas di Ukraina.
Pada 2010, Biletsky mengatakan tujuan nasional Ukraina adalah untuk 'memimpin ras kulit putih dunia dalam perang salib terakhir melawan Untermenschen atau ras inferior yang dipimpin Semit'.
Pasukan ini didanai secara pribadi oleh oligarki, yang paling dikenal adalah Igor Kolomoisky, seorang miliarder raja energi dan Gubernur wilayah Dnipropetrovsk saat itu.(*)
#azov #chechnya
Narator: Ulfa Jazila Video Editor: T. Nasharul J
Baca juga: Pasukan Rusia Hancurkan Markas Intelijen Ukraina di Kharkiv, Mayat Bergelantungan di Puing Bangunan