Breaking News:

Surya Paloh Merasa Risau Melihat Kondisi Aceh yang Masih Tertinggal

Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem Surya Paloh selama ini terus memantau perkembangan pembangunan Aceh, daerah kelahirannya

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem Surya Paloh selama ini terus memantau perkembangan pembangunan Aceh, daerah kelahirannya. Pernyataan itu disampaikan saat memberi sambutan pada pelantikan pengurus DPW Partai NasDem Aceh di Hotel Hermes Palace Banda Aceh, Sabtu (5/3/2022) 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem Surya Paloh selama ini terus memantau perkembangan pembangunan Aceh, daerah kelahirannya.

Ia mengaku Aceh saat ini jauh tertinggal dari provinsi lain, dan menurut data Pusat Badan Statistik (BPS), Aceh sebagai daerah modal bagi Indonesia menjadi daerah ter miskin di Sumatera.

" Aceh tertinggal dalam tidak hanya pembangunan fisik tapi non fisik. Tidak hanya badan tapi juga jiwa kita tertinggal. Ini kerisauan saya sebagai anak Aceh," ungkap Surya Paloh.

Pernyataan itu disampaikan saat memberi sambutan pada pelantikan pengurus DPW Partai NasDem Aceh di Hotel Hermes Palace Banda Aceh, Sabtu (5/3/2022).

Baca juga: Surya Paloh Kukuhkan Pengurus NasDem Aceh, Minta Taufiqulhadi Kibarkan Panji Partai di Seluruh Aceh

Ia menyatakan, Aceh adalah wilayah yang cukup memberikan arti bagi Indonesia. Tidak salah jika disebut sebagai daerah modal bagi hadirnya Indonesia.

Dengan luas wilayah dan posisi daerah, bisa dikatakan sebagai wilayah kaya dan subur. Jumlah penduduk juga ideal, tidak terlalu kecil dan tidak terlalu besar.

"Kalau Aceh tidak bisa berdiri secara tegak dan mampu menyebarkan pesona senyum bagi provinsi lain, itu artinya ada sesuatu yang salah," ujar dia.

Apalagi berbicara stigma yang amat menyakitkan hati, Aceh masuk provinsi miskin.

"Ini merupakan satu realisme keberadaan dan fakta yang adalah dalam keseharian kita," ungkap Surya Paloh.

Baca juga: Surya Paloh Mendarat di Bandara CND Nagan Raya, Kunjungi PT Mifa di Aceh Barat

"Kita tidak bisa menunjuk jari menyalahkan orang lain, tidak boleh terlibat dalam sirkus yang menyalahkan masa lalu," lanjut dia di hadapan Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

Padahal, Aceh mengelola uang yang tidak sedikit jumlahnya yang bersumber dari dana otonomi khusus (otsus) yang sebentar lagi akan berakhir.

"Saya ingin sampaikan, stop. Jangan menyalahkan pihak lain harus berani mengakui kesalahan kita dan berani menyebutkan kita akan bangkit membangun Aceh ini," tandasnya.(*)

Baca juga: Khutbah di Masjid HKL, Ustaz Masrul Aidi Singgung soal Aceh Juara Provinsi Termiskin di Sumatera

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved