Rabu, 29 April 2026

Berita Bener Meriah

Disperindag Bener Meriah Temukan Gas Elpiji 12 Kg yang Volumenya Berkurang

Pihak Disperindag menemukan isi gas elpiji 12 Kg berkurang rata-rata ada yang setengah kilogram dan ada yang satu kilogram per tabungnya.

Penulis: Budi Fatria | Editor: Taufik Hidayat
SERAMBINEWS.COM/ BUDI FATRIA
Disperindag Bener Meriah, Selasa (8/3/2022), melakukan sidak terhadap agen dan pangkalan penyalur gas elpiji di kabupaten setempat. 

Laporan Budi Fatria | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bener Meriah, Selasa (8/3/2022), melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap agen dan pangkalan penyalur gas elpiji di kabupaten setempat.

Kegiatan tersebut melibatkan tim dari bagian ekonomi Setdakab Bener Meriah serta pihak Kepolisian Polres Bener Meriah.

Diketahui, sidak ini dilakukan setelah adanya pemberitaan media mengenai keluhan masyarakat terkait gas Elpiji 12 Kg isinya diduga berkurang hingga satu kilogram per tabung.

Pantauan Serambinews.com, tim tersebut melakukan sidak di dua agen dan satu pangkalan penyalur gas elpiji yang beralamat di Kecamatan Bukit dan Bandar.

Dari tiga lokasi yang dilakukan pengecekan menggunakan timbangan memang ditemukan gas elpiji 12 Kg berkurang rata-rata ada yang setengah kilogram dan ada yang satu kilogram per tabungnya.

Terkait temuan ini, pihak Disperindag Bener Meriah akan menyampaikan persoalan tersebut ke pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh dan juga ditembuskan ke Disperindag Kabupaten Pidie Jaya dan Kota Lhokseumawe.

“Kenapa kita tembuskan ke dua kabupaten itu, karena memang sumber gas elpiji 12 Kg yang dijual di Bener Meriah dari kabupaten itu,” kata Kadis Perindustrian dan Perdagangan Bener Meriah, Abd Kadir.

Menurutnya, menyikapi pemberitaan dan keluhan masyarakat, pihaknya langsung melakukan sidak ke dua agen dan satu pangkalan penyalur gas elpiji di Bener Meriah.

Dari hasil sidak jelas Kadir, memang ditemukan ada gas elpiji 12 Kg yang volumenya berkurang. “Kita temukan tadi ada gas elpiji 12 Kg yang takarannya berkurang setengah kilogram sampai dengan satu kilogram per tabung, dan ada juga yang pas,”ungkapnya. 

Seperti berita sebelumnya, masyarakat di Kabupaten Bener Meriah, mengeluhkan gas elpiji 12 Kg isinya diduga berkurang hingga satu kilogram per tabung. Pasalnya, dugaan berkurangnya gas elpiji nonsubsidi ini diketahui ketika pelanggan menimbang kembali gas tersebut.

Seperti diketahui, dari hasil timbangan tabung kosong rata-rata beratnya 15 Kg, kalau ditambah berat isi gas elpiji 12 Kg, maka hasilnya adalah 27 Kg.

Namun, yang menjadi keluhan masyarakat selama ini hasilnya tidak seperti itu, isi gas elpijinya diduga berkurang hingga 1 Kg pertambung.

Untuk membuktikan hal itu, Serambinews.com mencoba menimbang beberapa tabung kosong di salah satu pangkalan gas elpiji di Bener Meriah.

Ada lima tabung kosong yang berbeda untuk sampel uji coba, dari semua tabung yang di tes beratnya rata-rata 15 Kg. Sehingga, untuk membuktikan Serambinews.com juga menimbang beberapa tabung gas elpiji 12 Kg yang ada isinya.

Hasil timbangan didapat rata-rata isi tabungan gas elpiji 12 Kg yang dipasarkan itu beratnya 26 Kg, artinya ada kekurangan sebanyak satu kilogram per tabung.(*)

Baca juga: Aduh! Isi Gas Elpiji 12 Kg Diduga Berkurang 1 Kg Per Tabung, Pangkalan Mengaku Tak Bisa Buat Apa-apa

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved