Internasional
Pentagon Menyebut Rusia Merekrut Tentara Bayaran Suriah, Dikirim ke Ukraina
Badan Pertahanan Amerika Serikat (AS), Pentagon menuduh Rusia merekrut tentara bayaran dari Suriah untuk berperang di Ukraina.
SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Badan Pertahanan Amerika Serikat (AS), Pentagon menuduh Rusia merekrut tentara bayaran dari Suriah untuk berperang di Ukraina.
Pentagon tidak memiliki perkiraan jumlah pejuang yang dicari militer Rusia dari Suriah, kata pejabat yang tidak berwenang untuk berbicara secara terbuka tentang temuan intelijen.
Dilansir AP, Selasa (8/3/20220, belum ada indikasi warga Suriah telah tiba di Ukraina.
Rusia ikut campur tangan dalam perang saudara Suriah pada 2015, mendukung Presiden Bashar al-Assad.
Upaya perekrutan ini patut dicatat mengingat apa yang digambarkan pejabat itu sebagai perjuangan Rusia untuk mengatasi perlawanan yang signifikan dari Ukraina.
Baca juga: Rusia Tolak Persidangan di Mahkamah Kejahatan Internasional Den Haag, Ukraina Tetap Ajukan Tuntutan
Sementara itu, hampir 100% pasukan tempur Rusia yang dikerahkan Presiden Vladimir Putin ke perbatasan Ukraina masih berada di dalam negeri.
Pejabat itu mengatakan kekuatan utama pasukan Rusia tampak terhenti di luar Kiev.
Wilayah udara Ukraina tetap diperebutkan, kata pejabat itu, dengan Ukraina mampu menerbangkan sebagian besar pesawat tempurnya.
Selama akhir pekan, Menteri Pertahanan Lloyd Austin memerintahkan tambahan 500 tentara AS yang berbasis di Amerika Serikat ke Yunani, Polandia dan Rumania.
Kelompok itu termasuk pengisi bahan bakar udara, pemeliharaan dan pasukan pendukung lainnya, kata pejabat itu.(*)
Baca juga: Rusia Tetapkan Daftar Negara yang Dianggap Musuh, Singapura Termasuk, Bagaimana dengan Indonesia?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/gedung-pentagon-as.jpg)