Jumat, 24 April 2026

Berita Aceh Singkil

Harga Telur Ayam Ras di Kabupaten Aceh Singkil Naik 

"Harga telur sudah lumayan naik lagi, bisa nutupin beli pakan," ujar Wati, pembudidaya ayam petelur di Singkil Utara, Rabu (9/3/2022).

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ DEDE ROSADI
Seorang warga di Gosong Telaga Barat, Singkil Utara, susun telur ayam sebelum dijual ke pasaran, Rabu (9/3/2022). 

"Harga telur sudah lumayan naik lagi, bisa nutupin beli pakan," ujar Wati, pembudidaya ayam petelur di Singkil Utara, Rabu (9/3/2022).

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Harga telur ayam ras di Kabupaten Aceh Singkil, naik Rp 2.000 per lempeng isi 30 butir. 

Dari sebelumnya Rp 36.000 menjadi Rp 38.000 per lempeng, Rabu (9/3/2022). 

Kenaikan harga tersebut, disebabkan naiknya harga pembelian dari Sumatera Utara, yang jadi pemasok utama telur ke Kabupaten Aceh Singkil. 

Sementara peternak lokal, belum mampu memenuhi kebutuhan permintaan telur.

Sebab, jumlah pembudidaya ayam petelur di Aceh Singkil, masih minim. 

Pembudidaya lokal juga masih tergantung pasokan pakan dari Sumatera Utara.

Sehingga, sulit berkembang.

Naiknya harga telur ayam ras, disambut gembira pembudidaya ayam ras di Aceh Singkil.

Baca juga: 700 KK Warga Langsa Terima Bantuan 42.420 Butir Telur dari Dinas Peternakan Aceh

Setelah hampir sebulan nombok, akibat biaya pemeliharaan tidak sebanding dengan hasil penjualan telur yang di bawah Rp 35 ribu per lempeng.

"Harga telur sudah lumayan naik lagi, bisa nutupin beli pakan," ujar Wati, pembudidaya ayam petelur di Singkil Utara, Rabu (9/3/2022).

Pembudidaya berharap, harga telur bertahan pada kisaran Rp 38 ribu per lempeng.

Sehingga usahanya berkembang dan mampu bersaing, dengan pembudidaya dari luar daerah yang sudah mampu mengolah pakan sendiri. 

Budidaya ayam petelur di Kabupaten Aceh Singkil, cukup menjanjikan.

Sebab, pasar masih terbuka luas. 

Kemudian, kondisi iklim juga mendukung.

Ini dibuktikan, dengan rendahnya tingkat kematian ternak.

Sebaliknya, produksi telur rata-rata 80 persen dari kapasitas ternak. 

Hanya saja jarang warga yang tertarik, karena terkendala mahalnya pakan.

Maklum, pakan 100 persen tergantung pasokan dari Sumatera Utara.(*)

Baca juga: VIDEO Meski Beberapa Kebutuhan Pokok Naik, Harga Telur di Aceh Tengah Malah Turun

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved