Berita Jakarta
Prof Marwan Resmi Jadi Rektor USK, Gubernur Ucap Selamat
Prof Marwan terpilih sebagai Rektor USK setelah meraih suara terbanyak dalam pemilihan yang berlangsung pada 24 Januari 2022 lalu
BANDA ACEH - Prof Dr Ir Marwan IPU resmi menjadi Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Periode 2022-2026.
Hal itu ditandai dengan dilantiknya Prof Marwan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Sekjen Kemendikbudristek), Ir Suharti MA PhD, atas nama Mendikbudristek, Nadiem Makarim, di Graha Utama Lantai III Kemdibudristek, Jakarta, Selasa (8/3/2022).
Prof Marwan terpilih sebagai Rektor USK setelah meraih suara terbanyak dalam pemilihan yang berlangsung pada 24 Januari 2022 lalu.
Ia menggantikan Rektor sebelumnya yaitu Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng IPU ASEANEng yang sudah berakhir masa tugas.

Pada kesempatan yang sama kemarin, Prof Marwan dilantik bersama dua pejabat lain yaitu Rektor Universitas Mataram dan Pejabat Administrator LLDIKTI Wilayah I.
Pelantikan itu turut disaksikan oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Dr Sofyan Djalil, dan Sekjen DPR RI, Ir Indra Iskandar MSi.
Suharti dalam sambutannya mengatakan, kualitas SDM sangat menentukan kapasitas suatu bangsa untuk bersaing di kancah global.
Salah satu cara untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan melakukan inovasi teknologi yang berkelanjutan.
Karena itu, Suharti menilai Kemendikbudristek memiliki tugas yang berat untuk mencerdaskan bangsa.
Ia juga menilai, pembangunan SDM yang berkarakter perlu diselaraskan dengan kemajuan iptek dan perkembangan dunia global.
Baca juga: Hari Ini Prof Marwan Dilantik Jadi Rektor USK
Baca juga: 8 Maret Besok Prof Marwan Dilantik Jadi Rektor USK Periode 2022-2026
Sehingga Indonesia mampu berdiri sama tinggi dengan bangsa-bangsa maju lainnya.
Makanya, Suharti berpesan agar pejabat yang dilantik itu bergerak cepat mengingat perubahan yang terjadi begitu cepat dan mempengaruhi perkembangan kinerja Kemendikburistek.
“Kondisi ini menuntut kita semua untuk terus belajar, beradaptasi, dan bekerja lebih cepat.
Karena kita tidak punya kemewahan untuk bekerja yang biasa-biasa saja,” ucapnya.
Perkuat institusi