Senin, 20 April 2026

Dana BLT

Sekda Aceh Minta BLT Dana Desa Disalurkan sebelum Ramadhan

Seruan yang sama juga disampaikan Plt Kadis PMG Aceh Dr Zulkifli. Ia mengatakan, gampong yang belum menetapkan APBG/APBDes 2022, agar segera ditetapka

Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Sekda Taqwallah dalam pengarahannya pada acara rakor Dana Desa 2022, JKA, Covid 19 dan lainnya, yang dilakukan secara zoom meeting dari ruang rapat Sekda, Kamis (10/3/2022) dengan kepada bupati/wali kota, Sekda kabupaten/kota, kepala DPMG kabupaten/kota, Camat dan kepala desa. 

Laporan Herianto I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH -Sekda Aceh dr Taqwallah M Kes menyerukan kepada bupati/wali kota, Sekda kabupaten/kota, kepala DPMG kabupaten/Kota, Camat dan kepala desa diminta untuk mempercepat pencairan dana desa dan BLT dana desa, triwulan I sebelum masuk bulan puasa, dengan cara menetapkan APBG 2022 yang belum ditetapkan sampai kini.

“BLT dana desa itu, sangat dibutuhkan masyarakat miskin yang terdampak pandemi covid 19, untuk pemenuhan kebutuhan pokoknya, memasuki bulan suci Ramadhan,” kata kata Sekda Taqwallah dalam pengarahannya pada acara rakor Dana Desa 2022, JKA, Covid 19 dan lainnya, yang dilakukan secara zoom meeting dari ruang rapat Sekda, Kamis (10/3/2022) dengan kepada bupati/wali kota, Sekda kabupaten/kota, kepala DPMG kabupaten/kota, Camat dan kepala desa.

Seruan yang sama juga disampaikan Plt Kadis PMG Aceh Dr Zulkifli. Ia mengatakan, gampong yang belum menetapkan APBG/APBDes 2022, agar segera ditetapkan, karena saat ini sudah masuk bulan Maret 2022.

Haji Uma Kunker ke BPKP Aceh, Bahas Penyaluran BLT Dana Desa

Pada tahun 2020 dan 2021 lalu, mayaritas gampong di Aceh sudah mencairkan dana desanya pada bulan Januari dan Februari, tapi tahun 2022 ini, sudah sampai bulan Maret masih banyak desa yang belum menetapkan APBG/APBDes dan mencairkan dana desanya.

Pada tahun 2022 ini, sebut Zulkifli, yang baru mencairkan dana desa triuwulan I nya, baru 1.643 gampong, masih ada 4.854 gampong dari 6.497 gampong belum mencairkan dana desa triwulan I nya.

Akibatnya, pennyaluran Bantuan langsung Tunai (BLT) dana desa sampai bulan Maret 2022 ini tergolong masih rendah.

Dari 23 kabupaten/kota yang di Aceh, kata Zulkifli, sampai bulan Maret ini, masih ada 3 kabupaten yang belum mencairkan dana desanya yaitu Simeulue, Aceh Singkil dan Abdya.

Sekda Abdya yang dimintai penjelasannya oleh Sekda Aceh kenapa satu gampong pun gampongnya belum mencairkan dana desa tahap I sebesar 40 persen, Sekda Abdya menyatakan, pertama APBK 2022 baru selesai dievaluasi provinsi, kemudian banyak kepala gampong/keucik yang sudah habis masa tugasnya jadi keuchik, selama 6 tahun, akan ada pemilihan kepala desa baru di sejumlah gampong.

Catat! Ini Kriteria Calon Penerima BLT Dana Desa, Kepala DPMPPKB: Keuchik Wajib Menyalurkannya

Namun begitu, kata Sekda Abdya, ia akan upayakan agar 152 gampong yang ada di Abdya, bisa secepatnya menetapkan APBG, supaya pencairan dana desa tahap I dan penyaluran BLT dana desanya disalurkan kepada calon penerima manfaat BLT dana yang sudah didaftar, sebelum masuk bulan Ramadhan.

Ungkapan yang serupa juga disampaikan Sekda Aceh Singkil dan Simeulue. Selesai rapat korodinasi evaluasi dana desa triwulan I ini, sebanyak 116 gampong yang terdapat di 11 Kecamatan di Aceh Singkil, diminta segera menetapkan APBG dalam minggu ini, supaya pencairan dana desa tahap I sebesar 40 persen bisa diusulkan ke KKPN setempat.

Di akhir rakor, Sekda Aceh, dr Taqwallah M.Kes menyatakan, daerah- daerah yang sudah berjanji akan mempercepat penetapan APBG 2022 nya untuk pencairan dana desa tahap I agar menepati janjinya.

Ada yang berjanji, akan menuntaskannya, 15 Maret 2022 dan ada lagi yang berjanji akan menyelesaikan penetapan APBG dan usulan pencairan dan penyaluran BLT dana desa nya 1 April 2022.

Satu Ramadhan, kata Taqwallah, akan jatuh pada tanggal 2 April 2022, diharapkan pencairan dana desa dan penyaluran BLT dana desa senilai Rp 300.000/orang/bulan di gampong, bisa disalurkan sebelum puasa, kepada penerima manfaatnya.

Hal ini dimaksudkan, supaya pada bulan puasa, kepala desa dan Plt kepla gampong bisa tenang melaksanakan ibadah puasa dan shalat tarawih berjamaah, tidak lagi dibebani dengan masalah APBG.

Dalam aturan Kemenkeu dan Kemendes, kata Taqwallah, gampong yang menerima dana desa, wajib mengalokasikan dana desanya minimal 40 persen untuk penyaluran BLT dana desa.

“Untuk itu, kami serukan kembali kepada para Sekda di daerah Kepala DPMG dan Camat serta kepala desa maupun Plt kepala gampong, tolong penetapan APBG atau APBDes 2022 nya, dilakukan sebelum masuk bulan Ramadhan, karena dalam catatan kami masih ada 3.803 gampong dari 6.497 gampong penerima dana desa di Aceh, mereka belum menetapkan APBG 2022 nya,” kata Taqwallah.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved