Senin, 27 April 2026

Internasional

Senator AS, Madison Cawthorn Sebut Presiden Ukraina Sebagai Preman dan Sangat Jahat

Senator AS dari Partai Republik, Madison Cawthorn menyebut Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy sebagai preman di sebuah acara kampanye akhir pekan.

Editor: M Nur Pakar
ABCNews
Senator AS dari Partai Republik, Madison Cawthorn 

SERAMBINEW.COM, WASHINGTON - Senator AS dari Partai Republik, Madison Cawthorn menyebut Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy sebagai preman di sebuah acara kampanye akhir pekan.

"Ingat bahwa Zelensky adalah preman," kata Cawthorn dalam video yang diperoleh WRAL.

"Ingat, pemerintah Ukraina sangat korup dan sangat jahat dan telah mendorong ideologi Yahudi," jelasnya.

Pernyataan Cawthorn yang berusia 26 tahun bertentangan dengan dukungan utama Partai Republik terhadap Zelenskyy dan rakyat Ukraina saat membela diri melawan invasi Rusia.

Tetapi pernyataan itu menggemakan komentar yang dibuat pada sidang pemakzulan pertama Presiden AS Donald Trump saat itu.

“Kita berbicara tentang Ukraina … salah satu dari tiga negara paling korup di planet ini,” kata Senator Republik, Jim Jordan pada sidang pertama.

“Korupsi tidak hanya lazim di Ukraina, tetapi ada sistemnya!” tambahnya.

Trump dimakzulkan karena berusaha memeras Zelensky tak lama setelah Presiden Ukraina itu menjabat, dalam panggilan telepon kepadanya pada 2019.

Demokrat berpendapat Trump telah mengancam untuk mengkondisikan bantuan militer AS ke Ukraina atas komitmen Zelensky untuk meluncurkan penyelidikan terhadap Joe Biden.

Kemudian menjadi kandidat teratas dalam pemilihan pendahuluan Demokrat.

Satu jam setelah WRAL menerbitkan video tersebut, Cawthorn mentweet tindakan Putin menjijikkan dan dia berdoa untuk Ukraina.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (AFP)

Baca juga: Senator AS Lindsey Graham Minta Rakyat Rusia Bunuh Presiden Vladimir Putin

Tetapi para pemimpin, termasuk Zelensky, tidak boleh mendorong informasi yang salah ke Amerika Serikat.

Seorang juru bicara Cawthorn tidak segera membalas permintaan komentar Yahoo News pada Jumat (11/3/2022).

Komentar dari anggota kongres itu pertama kali dicatat oleh ahli strategi Partai Republik Karl Rove di Wall Street Journal edisi Rabu (9/3/2022).

Dalam sebuah artikel yang menggambarkan dukungan Partai Republik untuk Ukraina, terlepas dari pujian Trump untuk Presiden Rusia Vladimir Putin, Rove mengutip komentar Cawthorn, serta yang dibuat oleh kandidat Senat JD Vance, sebagai pengecualian.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved