Internasional
India Sudah Bergantung Persenjataan dari Rusia Seusai Perang Dengan China Pada 1962
Pemerintah India sudah menjadikan Rusia saat masih bernama Uni Soviet untuk perlengkapan persenjataan militernya.
SERAMBINEWS.COM, NEW DELHI - Pemerintah India sudah menjadikan Rusia saat masih bernama Uni Soviet untuk perlengkapan persenjataan militernya.
Menelusuri sejarah akuisisi senjata Uni Soviet oleh India, SCS Bangara, seorang pensiunan Laksamana Angkatan Laut mengungkapkan hal itu kepada AP, Senin (14/3/2022).
Dia mengatakan India mulai mencari senjata dan amunisi setelah perang dengan China pada tahun 1962.
Dikatakan, Perang Dingin AS-Uni Soviet mengakibatkan Amerika Serikat nyaman dengan China.
Ditambahkan, Pakistan sebagai fasilitator memegang kartu as yang dapat digunakan untuk meminta dukungan penuh dari pemerintah AS jika terjadi konflik India-Pakistan.
Bangara memberi bukti dalam perang India dengan Pakistan pada Desember 1971 yang mengarah pada pembentukan Bangladesh.
Baca juga: AS Akan Beri Sanksi India Terkait Pembelian Sistem Pertahanan Rusia
Disebutkan, AS mengerahkan satuan tugas yang dipimpin oleh USS Enterprise di Teluk Benggala untuk mendukung Pakistan.
Pada pertengahan 1960-an, India merundingkan serangkaian perjanjian akuisisi dengan Uni Soviet yang berlanjut selama 40 tahun ke depan, kata Bangara.
“Itu tidak mulus, terutama ketika Uni Soviet runtuh," jelasnya.
"Rantai panjang fasilitas pelatihan bersama dengan rantai pasokan logistik runtuh ketika Uni Soviet pecah menjadi negara-negara yang lebih kecil,” ujarnya.
Bahkan, katanya, ketika India mendiversifikasi akuisisi pertahanannya dari AS, Israel, Prancis, dan negara-negara lain.
"Mungkin perlu 20 tahun lagi untuk mengatasi ketergantungan pasokan dan suku cadang senjata dari Rusia," tutup Bangara.(*)
Baca juga: Mulanya Keras Mendukung Ukraina, PM India Narendra Modi Kini Berbalik Dukung Rusia, Ini Alasannya