Video
VIDEO - Pilot Rusia yang Ditangkap Ukraina Mengaku Targetkan Warga Sipil
Maxim Krishtop, Pilot Rusia yang ditangkap Ukraina meminta maaf kepada seluruh rakyat Ukraina dan mengaku diperintahkan untuk menyerang target sipil.
SERAMBINEWS.COM - Maxim Krishtop, Pilot Rusia yang ditangkap Ukraina meminta maaf kepada seluruh rakyat Ukraina dan mengaku diperintahkan untuk menyerang target sipil.
Selama konferensi pers yang disiarkan oleh Interfax Ukraina,
Pilot yang menyebut namanya sebagai Maxim Krishtop, menjelaskan bagaimana dia mengetahui dan menjalankan perintahnya, sebelum ditembak jatuh pada 6 Maret dan ditangkap oleh pasukan Ukraina.
Baca juga: Eksekusi Massal Terbesar Dilakukan di Arab Saudi Ketika Dunia Lagi Fokus ke Rusia-Ukraina
Dia mengklaim melakukan tiga misi pengeboman di Ukraina.
Beberapa di antaranya melibatkan FAB-500, bom yang dijatuhkan dari udara era Soviet dengan hulu ledak berdaya ledak tinggi.
Dia pun mengeklaim akan akan melakukan segala daya untuk mengakhiri perang ini secepat mungkin, dan membawa mereka yang bertanggung jawab atas genosida Ukraina ke pengadilan.
Baca juga: India Sudah Bergantung Persenjataan dari Rusia Seusai Perang Dengan China Pada 1962
Krishtop muncul dalam barisan tiga perwira Rusia yang diklaim Ukraina telah ditangkap dan dibawa untuk berbicara kepada media.
Moskwa menuduh Kyiv menganiaya tahanan, dan mengatakan bahwa personilnya yang secara terbuka menolak misi tersebut berbicara di bawah tekanan, klaim yang ditolak Ukraina.(*)
Narator: Siti Masyithah
Video Editor: T. Nasharul J