Kamis, 30 April 2026

Berita Pidie

Nelayan Batee Hilang di Laut Belum Ditemukan, Dandim Pidie dan Panglima Laot Santuni 3 Anak Korban

Korban masih dicari ini meninggalkan seorang istri, Kasmawati (33) dan tiga anak yaitu Muhammad Fadhil (14) , Muhammad Farhan (12)

Tayang:
Penulis: Idris Ismail | Editor: Nur Nihayati
Dok Pendim 0102/Pidie
Dandim 0102/Pidie, Letkol Abd Jamal Husin SE (tiga kiri) bersama Panglima Laot Wilayah Pidie, Hasan Basri atau Toke Hasan (dua kanan) menyerahkan santunan anak yatim berupa uang tunai, Sembako dan satu unit sepeda dayung yang diterima oleh Muhammad Fadhil dan Muhammad Farhan (12) dan Muhammad Abral (Tengah), Rabu (16/3/2022). SERAMBINEWS.COM/DOK Pendim 0102/Pidie 

Korban masih dicari ini meninggalkan seorang istri, Kasmawati (33) dan tiga anak yaitu Muhammad Fadhil (14) , Muhammad Farhan (12)

Laporan Idris Ismail I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Dandim 0102/Pidie, Letkol Inf Abd Jamal Husin SE bersama penglima laot wilayah Pidie, Hasan Basri atau lebih kerap disapa Toke Hasan, Rabu (16/3/2022) menyantuni anak yatim.

Anak yatim disantuni di Gampong Neuheun, Kecamatan Batee, Pidie berupa uang tunai, bahan pokok (bako) serta satu unit sepeda dayung.

Pemberian santunan ini untuk keluarga almarhum,  Safrizal (37) , seorang nelayan yang hilang sejak 3 Maret 2022 lalu yang hingga saat kini belum diketahui jejak jenazah.

Korban masih dicari ini meninggalkan seorang istri, Kasmawati (33) dan tiga anak yaitu Muhammad Fadhil (14) , Muhammad Farhan (12) dan Muhammad Abral (10 bulan). 

Baca juga: Setelah Lama Dinanti, Fakultas Sains UIN Ar-Raniry Buka Prodi Teknik Fisika

Baca juga: Polisi Periksa Delapan Saksi Kasus Penganiayaan Santri, Diselesaikan Secara Diversi

Baca juga: Sapo Hukum Simekeadilan Jadi Nama Rumah Penyelesaian Perkara Pidana Melalui Restorative Justice

"Penyerahan bantuan kemanusiaan ini sebagai bentuk empati sosial kepada korban sosok nelayan yang bersahaja dan kini telah tiada.

Maka penyerahan bantuan berupa uang tunai, Sembako serta satu unit sepeda dayung ini semata-mata dapat meringankan beban hidup," sebut Dandim 0102/Pidie, Letkol Inf Abd Jamal Husin SE kepada Serambinews.com, Rabu (16/3/2022).

Selain itu juga, penyerahan ini atas pertimbangan sosial keluarga yang ditinggalkan almarhum dengan kondisi memprihatinkan.

Sehingga Pihak Kodim bersama Panglima Laot Wilayah Pidie, Toke Hasan terpanggil secara nurani untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan.

"Saya berharap kepada segenap keluarga yang sedang diuji oleh Allah SWT agar dapat bersabar atas segala ujian ini,"jelasbya

Sementara itu, Panglima Laot Wilayah Pidie, Hasan Basri atau Toke Hasan kepada Serambinews.com, Rabu (16/3/2022) mengatakan, dalam proses penyerahan bantuan ini turut dihadiri oleh, Danramil 23/Batee,  Letda Inf Irwansyah.

Lalu, Sekjen Karang Taruna Aceh,  Khairul Laweung SHI, Keuchik Gampong Neuhen, Tgk Lukman Hakim serta sejumlah anggota Koramil 23/Batee serta, serta para perangkat Gampong setempat.

"Kami juga berharap pemerintah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie untuk peduli terhadap korban nelayan ini terutama bagi anak yatim yang ditinggalkan agar senantiasa mendapat perhatian empati sosial,"ujar Toke Hasan.

Menurut Toke Hasan, sejatinya dalam kondisi suasana duka, maka  pemerintah dapat menyahuti empati sosial tersebut lewat kunjungan  sebagai wujud rasa peduli kepada korban yang sedang dalam suasana berkabung.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved