Selasa, 2 Juni 2026

Cahaya Aceh

Disbudpar Pamerkan Rempah-rempah Aceh di Museum Aceh

Sebanyak 24 jenis komoditas rempah asal Aceh dan jalur perdagangannya dipamerkan di museum Aceh

Tayang:
Editor: bakri
Serambi Indonesia
Sejumlah pengunjung mengamati deretan rempah-rempah asli Aceh yang dipamerkan di Museum Aceh, Rabu (16/3/2022). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebanyak 24 jenis komoditas rempah asal Aceh dan jalur perdagangannya dipamerkan di museum Aceh sejak Rabu (16/3/2022).

Pameran itu untuk menunjukkan rempah-rempah asal Aceh yang dulu diperdagangkan ke berbagai belahan dunia.

Dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh itu, selain rempah, ada juga mata uang kuno dari 30 negara hingga guci yang turut dipamerkan.

Yuk ke Museum Aceh, Ada Pameran Aroma Rempah Jejak Sejarah Aceh
Yuk ke Museum Aceh, Ada Pameran Aroma Rempah Jejak Sejarah Aceh (For Serambinews.com)

Seluruh rempah yang dipamerkan itu menjadi komoditas perdagangan Aceh pada abad ke-16.

Berkat rempah itu juga, Aceh pernah mengalami era kejayaan sehingga membuatnya tercatat dalam peta perdagangan global.

Adapun rempah yang dipamerkan itu mulai bahan bumbu dapur seperti lada hitam, pala, lada putih, cengkeh, manjakani, ketumbar, kemiri, kayu manis hingga beras.

Kemudian ada kopi, jintan, manjakani, biji adas, teh, kayu cendana, pinang, kemenyan, kapur barus, kayu gaharu, rotan, tawas, belerang, tembakau, minyak pala, minyak kayu cendana, kapulaga, cuka ie juk, minyak plik u, minyak cengkeh, minyak nilam dan kapulaga.

Baca juga: Ragam Rempah Dipamerkan di Museum Aceh, Komoditas Ekspor di Era Kesultanan Tempo Dulu

Baca juga: Besok Festival Rempah di Museum Aceh Dibuka, Yuk Kenali Beragam Rempah Nusantara

Sejak dibuka hingga sore kemarin, pameran rempah di Museum Aceh dipadati pengunjung.

Mereka bisa melihat langsung beberapa jenis rempah yang sudah jarang terlihat dalam beberapa masakan modern.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin mengatakan, pada abad ke-16, Aceh sempat menjadi titik jalur rempah Nusantara yang kerap disinggahi berbagai kapal dari tiap penjuru mata angin.

Sehingga berbagai negara dari Eropa berlomba-lomba untuk ke Aceh karena sumber rempahnya yang melimpah.

Dari catatan sejarah emas kejayaan rempah Aceh itu, Disbudpar dan UPTD Museum Aceh menggelar thematic exhibition (pameran tematik) yang bertema ‘Aroma Rempah Jejak Sejarah Aceh’.

Pameran rempah itu untuk mengingatkan kepada generasi millennial bahwa Aceh pernah berjaya dengan hasil alamnya seperti rempah yang sudah diakui oleh bangsa Portugis, Mesir kuno, Yunani, Romawi, China, Arab dan bangsa lainnya.

“Aceh penghasil rempah dengan posisi yang sangat pas dengan jalur perdagangan.

Rempah kita yang diambil oleh negara luar, aromanya masih tercium sampai sekarang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved