Video
VIDEO - Meraup Rupiah di Balik Kepulan Asap Arang Batok Kelapa
Tempurung yang selesai dibakar dijemur, dan diayak untuk dipisahkan ampas batok kelapa yang telah dibakar.
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: m anshar
Laporan Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI- Usaha bakar batok kelapa untuk kebutuhan briket arang di Dusun Mesjid Gampong Padang, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie ternyata mampu mendatangkan pundi rupiah.
Aktivitas itu telah dijalankan Fadhlullah (24) selama satu tahun. Proses pembuatan briket arang itu dengan cara dibakar sehingga pekerja harus berjibaku di bawah kepungan asap.
Tempurung yang selesai dibakar dijemur, dan diayak untuk dipisahkan ampas batok kelapa yang telah dibakar.
Proses itu membutuhkan waktu selama tiga hari.
Dalam sebulan, aktivitas bakar batok kelapa dilakukan tiga hingga empat kali, tergantung pasokan bahan baku tempurung kelapa. Briket arang itu dicetak yang kemudian diekspor ke luar negeri untuk berbagai kebutuhan, seperti bahan baku kosmetik, pasta gigi dan bahan baku mesiu peluru.
Usaha yang dijalankan Mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh berharap perhatian dari Pemkab Pidie dengan membatu mesin pengering demi kelancaran usaha tersebut. (*)
Narator: Suhiya Zahrati
Video Editor: M Anshar