Serambi Awards 2022
Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati
AMBULANS laut yang digagas Ketua DPRK Aceh Besar Iskandar Ali itu adalah milik Pemerintah Kabupaten Aceh Besar di Dinas Kesehatan Aceh Besar.
SERAMBINEWS.COM - AMBULANS laut yang digagas Ketua DPRK Aceh Besar Iskandar Ali itu adalah milik Pemerintah Kabupaten Aceh Besar di Dinas Kesehatan Aceh Besar. Setiap saat ambulans laut itu akan mengarungi laut dan membelah ombak menuju kawasan pedalaman Kecamatan Pulo Aceh untuk membawa pasien yang dirujuk.
Kehadiran ambulans laut ini untuk memberikan dan memudahkan pelayanan kesehatan bagi penduduk di pedalaman Pulo Aceh.
Kepala Dinas Kesehatan Aceh Besar, Anita SKM MKes mengatakan, transportasi laut atau ambulans laut ini digagas pertama sekali sejak tahun 2017 dengan anggaran Rp 1, 8 miliar. Namun ketika itu gagal tender karena spesifiksinya tidak sesuai.
Baru pada tahun 2021 pemerintah kembali menganggarkan kembali. Apalagi mendesaknya pelayanan rujukan bagi warga Pulo Aceh yang sakit. “Dana pengadaan ambulans laut diambil dari dana alokasi khusus (DAK) dengan besaran anggaran yang disetujui Rp 1 miliar lebih,” kata Anita.
Pengadaan ambulans laut bagi masyarakat terluar (Pulo Aceh) sesuai dengan visi misi Bupati/Wabup Aceh Besar, Mawardi Ali-Tgk Husaini A Wahab dalam meningkat SDM dan kualitas infrastruktur, pelayanan masyarakat, terutama daerah terluar.
Baca juga: Ambulans Laut, Membuka Isolasi Pulo Aceh
Sangat Membantu Masyarakat
KEHADIRAN ambulans laut disambut positif oleh warga Pulo Aceh. Mereka memberi apresiasi terhadap pengadaan kapal yang diperuntukkan untuk mengangkut warga Pulo Aceh yang akan melakukan perawatan lanjutan atau dirujuk ke rumah sakit di Banda Aceh.
"Alhamdulillah sangat membantu rakyat dengan adanya ambulans laut ini, karena perjalanan bisa lebih cepat," kata Maryam, seorang warga Pulo Aceh.
Menurut dia, selama ini jika ada pasien yang rujuk dibawa dengan menggunakan boat kecil. Tidak jarang, pasien atau warganya sampai basahbasah karena terkena air laut akibat angin maupun gelombang. “Selain itu, perjalanan dengan boat nelayan juga sangat beresiko, terlebih di saat cuaca laut tidak bersahabat,” tandasnya.
Maryam berharap, ambulans laut ini bisa digratiskan ke depannya bagi masyarakat Pulo Aceh. Karena jika digratiskan, maka kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatan ke rumah sakit di Banda Aceh akan semakin baik.(***)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bupati-aceh-besar-mawardi-ali-berfoto-di-ambulans-laut-17032022.jpg)