Internasional
Jet Tempur Rusia Gempur Desa Kopani, Dekat Perbatasan Belarusia, Pancing Ikut Perang
Pemerintah Ukraina, Jumat (18/3/2022) menuduh Rusia melancarkan serangan udara dekat perbatasan Belarusia-Ukraina.
SERAMBINEWS.COM, KIEV - Pemerintah Ukraina, Jumat (18/3/2022) menuduh Rusia melancarkan serangan udara dekat perbatasan Belarusia-Ukraina.
Angkatan Udara Ukraina menyatakan jet tempur Rusia melakukan serangan udara dengan bendera palsu di sebuah desa Belarusia dekat perbatasan Ukraina.
Dalam sebuah posting di Facebook, Angkatan Udara Ukraina mengklaim jet Rusia lepas landas dari pangkalan di Belarusia.
Kemudian, memasuki wilayah udara Ukraina dan tidak berselang lama terjadi kebakaran terjadi di Desa Kopani, seperti dilansir ABCNews, Jumat (18/3/2022).
Menteri Pertahanan Ukraina Oleksy Reznikov mengklaim pasukan Rusia akan melancarkan serangan terhadap Kopani.
Dia menegaskan hal itu ntuk "menarik Angkatan Bersenjata Republik Belarusia ke dalam perang Ukraina.
Baca juga: Rusia Membuat Kemajuan di Sebagian Besar Pertempuran di Ukraina, Kapal Perang Rusia Gempur Odesa
Oleksy Reznikov menuduh Rusia bersiap melakukan serangan udara terhadap desa-desa Belarusia yang dekat dengan perbatasan Ukraina.
Hal itu untuk membuat dalih agar Belarusia memasuki perang secara langsung.
Hingga saat ini, Belarusia, hanya bertindak sebagai basis pasukan invasi Rusia dan peluncuran rudal dan serangan udara dari wilayahnya.
Ukraina mengklaim memiliki informasi Rusia berencana untuk meluncurkan serangkaian serangan udara bendera palsu terhadap desa-desa Belarusia.
Hal itu untuk mencoba mengubah dan menciptakan dorongan untuk perang di Belarusia, kata Reznikov dalam sebuah posting online.
"Saya memohon kepada rakyat Belarusia dan teman-teman, menurut informasi yang kami yakini sepenuhnya dan yang telah kami konfirmasi kebenarannya," kata Reznikov.
Baca juga: Amerika Serikat Lebih Mementingkan Demokrasi Dunia, Daripada Hanya Fokus Ukraina
"Saat ini, komando pasukan pendudukan Rusia sedang mempersiapkan serangkaian provokasi berdarah di Belarusia," ungkapnya.
Reznikov menambahkan, jet Rusia sedang bersiap untuk melancarkan serangan ke berbagai pusat populasi di wilayah Belarusia, yang terletak dekat perbatasan Ukraina-Belarusia.
Dia menamai desa Kopani di wilayah Brest.
Dia menyangkal Ukraina akan pernah melancarkan serangan.
Tetapi, menyatakan tujuan provokasi Rusia ini untuk mendorong penjabat kepemimpinan Belarusia menuju perang melawan Ukraina.
"Moskow mencoba mengikat Anda dengan darah," katanya kepada rakyat Belarusia.
Selain itu, Viacheslav Chaus, gubernur wilayah yang berpusat di garis depan kota Chernihiv utara mengatakan 53 warga sipil tewas pada Kamis (17/3/2022).
Tetapi, jumlah korban tidak dapat diverifikasi secara independen.
Di ibukota Kiev, sebuah bangunan di Distrik Darnytsky rusak parah yang dikatakan pihak berwenang sebagai puing-puing dari rudal Rusia yang ditembak jatuh pada Kamis (17/3/2022) pagi.
Saat warga membersihkan kaca dan membawa tas-tas berisi barang-barang, seorang pria berlutut menangis di samping tubuh seorang wanita yang tergeletak di dekat pintu, ditutupi seprai berdarah.
Baca juga: Jet Tempur Rusia Rudal Teater Mariupol, Tempat Seribuan Warga Sipil Ukraina Mengungsi
Meskipun kedua belah pihak telah menunjukkan kemajuan yang terbatas dalam pembicaraan damai minggu ini, Presiden Vladimir Putin, tidak menunjukkan tanda -tanda akan mundur dari Ukraina.
Dalam pidato televisi yang menghina, Putin mencela pengkhianat dan sampah warganya yang membantu Barat, dan mengatakan orang-orang Rusia akan memuntahkannya seperti agas.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pasar-kharkiv-ukraina-diterjang-bom.jpg)