Internasional
Nazanin Zaghari Dibebaskan dari Penjara Iran, Harapan Bebas Tahanan Morad Tahbaz dari Inggris Buyar
Kerabat seorang tahanan asal Inggris yang masih terjebak di Iran mengatakan dia digunakan sebagai pion politik oleh otoritas Iran.
SERAMBINEWS.COM LONDON - Kerabat seorang tahanan asal Inggris yang masih terjebak di Iran mengatakan dia digunakan sebagai pion politik oleh otoritas Iran.
Keluarga Morad Tahbaz (66) berharap dia akan dibebaskan bersama Nazanin Zaghari-Ratcliffe dan Anoosheh Ashori minggu ini.
Tetapi, Tahbaz tetap dibiarkan menghadapi keheningan dan kekecewaan di dalam penjara Iran.
Tahbaz, seorang warga negara Inggris, AS, dan Iran bersama, digunakan sebagai “pion”, kata kerabatnya kepada The Times, Jumat (18/3/2022).
Saudara perempuannya, Tarana Ahbaz, berkata:
“Kami berhubungan dengan mereka sampai dua hari sebelumnya, ketika memberi tahu kami, ada harapan besar ketiganya akan pulang bersama."
"Tetapi, kemudian tiba-tiba menjadi hening."
"Teka-teki besar sekarang, mereka telah membayar hutang ini, meninggalkan saudara saya?.
"Kartu apa yang harus mereka mainkan?
"Anda mendapatkan perasaan setelah semua ini, dia dijadikan pion.”
Baca juga: London dan Teheran Hampir Sepakati Pembebasan Nazanin Zaghari-Ratcliffe Tahun Lalu
Tahbaz ditangkap di Iran pada 2018 saat berada di negara itu untuk perjalanan konservasi satwa liar.
Dia dituduh menjadi mata-mata untuk AS.
Ayah tiga anak itu telah dibebaskan dengan status tahanan rumah.
Pemerintah Inggris telah berjanji untuk membebaskannya.
Tetapi, Iran memperlakukannya sebagai orang Amerika.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/iran-bebaskan-akademisi-inggris.jpg)