Berita Aceh Tengah
Harga Bahan Bangunan Naik di Aceh Tengah, Sektor Properti Sangat Terdampak, Begini Efeknya
"Karena kenaikan bahan bangunan, pembangunan yang direncanakan terhambat bahkan perlu tambahan dana lagi," kata Dimas.
Penulis: Bagus Setiawan | Editor: Saifullah
Laporan Bagus Setiawan | Aceh Tengah
SERAMBINEWS.COM, TAKENGON - Sejak awal tahun 2022, pasar properti mulai menggeliat di Takengon seiring meningkatnya jumlah wisatawan yang mengunjungi Aceh Tengah.
Namun demikian, pengembang juga harus mengantisipasi kenaikan harga bahan bangunan karena harga sejumlah produk seperti semen dan besi, melonjak naik.
Dimas (37), seorang pengusaha homestay yang ada di Aceh Tengah mengungkapkan, kenaikan harga beberapa bahan bangunan membuat pembangunan yang ia lakukan terhambat, karena alokasi dana yang telah direncanakan di awal berubah.
"Karena kenaikan bahan bangunan, pembangunan yang direncanakan terhambat bahkan perlu tambahan dana lagi," kata Dimas.
Syukri, seorang penjual bahan bangunan yang ada di Jalan Abdul Wahab, Kecamatan kebayakan, Aceh Tengah saat ditemui Serambinews.com, pada Senin (21/3/2022), menyampaikan, jika kenaikan beberapa bahan bangunan sudah terjadi sejak 2 bulan terakhir.
"Kenaikan sudah terjadi beberapa bulan lalu, kira-kira 2 bulan lalu mulai naik lagi," kata Syukri.
Baca juga: Harga Bahan Bangunan Naik Capai 60 Persen, Ini Harga di Banda Aceh, Besi Beton Hingga Seng
Ia juga bercerita, jika pertengahan tahun 2021, tepatnya di bulan 7 harga bangunan masih di harga normal hingga sebelum bulan 12 tahun 2021.
Pada saat akhir tahun, mengalami kenaikan signifikan dan awal tahun 2022 sempat mengalami penurunan harga sebelum merangkak naik kembali saat ini.
Syukri mengungkapkan, kenaikan harga besi tidak bisa diprediksi kapan terjadi kenaikannya.
"Kalau harga besi tidak bisa dipastikan naik tidaknya, tetapi biasanya jika harga emas naik, harga besi juga pasti naik," jelas Syukri.
Untuk besi ukuran 10 mili sekarang menyentuh harga Rp 80 ribu per batang, dari yang sebelumnya diharga Rp 78 ribu per batang.
Besi ukuran 12 mili berada di harga Rp 115 ribu per batang dari yang sebelumnya diharga Rp. 103 ribu per batang.
Baca juga: Hingga Masuki Maret, Daya Beli Bahan Bangunan di Aceh Masih Rendah
Besi ukuran 14 mili berada di harga Rp 156 ribu, dari harga sebelumnya dengan harga Rp 140 ribu per batang.
Untuk harga semen merek Semen Padang, mengalami penurunan di mana pada bulan Desember 2021 berada di harga Rp. 75 ribu per sak.