Berita Banda Aceh
Kepala ANRI Buka Rakor Penyelamatan Arsip Statis se-Indonesia di BAST Aceh
Rakor berlingkup nasional ini dilaksanakan secara hybrid, gabungan antara offline dan online.
Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Amirullah
Laporan Yarmen Dinamika l Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Drs Imam Gunarto MHum membuka resmi Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelamatan Arsip Statis Lembaga Negara Tingkat Pusat di Daerah Pemerintahan Aceh, Selasa (22/3/2022) pagi, di Aula Balai Arsip Statis dan Tsunami (BAST) yang terletak di Gampong Bakoy, Aceh Besar.
Rakor berlingkup nasional ini dilaksanakan secara hybrid, gabungan antara offline dan online. Mereka yang online, selain ikut melalui aplikasi Zoom Meeting, juga melalui YouTube BAST.
Total peserta yang ikut rakor ini mencapai 1.000 orang, terbanyak ikut melalui daring (online) dari seluruh provinsi di Indonesia.
Menurut Kepala BAST, Muhamad Ihwan MSi, awalnya rakor ini hanya melibatkan para arsiparis dan peserta lainnya di jajaran lembaga negara tingkat pusat (lembaga vertikal) yang berada di Aceh. Namun, karena minat dari arsiparis dari luar Aceh cukup tinggi, sehingga rakor ini diperluas lingkupnya menjadi se-Indonesia.
Baca juga: Bocoran Jadwal Pencairan THR & Gaji Ke-13 PNS, Lengkap dengan Fasilitas Bagi ASN yang Pindah ke IKN
Baca juga: Hamil Anak Pertama, Intip 7 Potret Baby Bump Ria Ricis & Teuku Ryan di Hagia Sophia hingga Capadocia
Rakor ini, ulas Ihwan, memiliki daya tarik tersendiri, karena dibuka dan diberi arahan langsung oleh Kepala ANRI yang hadir ke Aceh Besar, tempat BAST berada. Ditambah lagi narasumbernya pejabat-pejabat terkemuka dari ANRI Pusat.
Rakor sehari ini dibahani oleh Deputi Bidang Konservasi Arsip, Dr Kandar MAP; Direktur Kearsipan Pusat, Drs M Imam Mulyantono MAP; dan Kepala Pusat Akreditasi Kearsipan ANRI, Zita Asih Suprastiwi SH, MH.
Selain itu, mengawali rakor, Kepala ANRI juga menyerahkan langsung piagam penghargaan kepada pimpinan lembaga-lembaga vertikal di Aceh yang dalam penilaian ANRI sejak 2017-2022 terpantau bagus pengelolaan arsipnya.
Di antara lembaga yang menerima piagam penghargaan itu adalah Pusat Pelatihan dan Pengembangan Kajian Hukum Administrasi Negara (Puslatbang KHAN) Lembaga Administrasi Negara yang berkantor di Lamcot Aceh Besar, Kodam Iskandar Muda, Kejaksaan Tinggi Aceh, Balai Besar Pemeriksaan Obat dan Makanan Banda Aceh,
Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Banda Aceh, dan Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Aceh.
Baca juga: Inilah Senjata yang Digunakan Rusia untuk Menyerang Ukraina, Mampu Mengenai Target dalam Waktu Cepat
Baca juga: Lesti Kejora Awalnya Anggap Pemberian Doni Salmanan sebagai Rezeki, Terungkap Saat Ia Diperiksa
Dalam sambutannya, Imam Gunarto mengatakan, melaksanakan dan memajukan penyelenggaraan kearsipan merupakan pekerjaan yang mulia, karena berarti ikut aktif mewariskan memori kolektif bangsa kepada anak cucu kita.
Setiap generasi, lanjut Imam, selain memiliki harta benda, juga memiliki harta budaya. "Harta budaya itu berupa artefak, naskah kuno, dan arsip atau dokumen. Nah, arsip inilah yang akan dibaca dan dipelajari kembali oleh anak cucu kita. Oleh karenanya, harus serius kita rawat karena fungsinya sebagai memori kolektif bangsa," ujar Imam.
Selain berfungsi sebagai memori kolektif bangsa, arsip juga berfungsi sebagai penanda dan pembawa pesan dari masa lalu.
"Sejarah adalah saksi dari perjalanan waktu. Sedangkan arsip adalah obor penerang jika terjadi kekacauan sejarah. Para sejarawan akan meneliti arsip dan menuliskan narasi secara benar berdasarkan arsip yang ada," kata Imam Gunarto.
Ia tambahkan bahwa arsip juga bisa berfungsi sebagai benteng hoaks. Orang-orang yang suka menulis atau berkata hoaks, akan berhadapan dengan fakta bahwa yang dikatakannya hanyalah hoaks jika ia berkata atau menulis beda dari apa yang ada di dalam arsip.
Baca juga: Apa Itu Earth Hour? Kapan Gerakan Ini Dilakukan? Berikut Penjelasannya
Baca juga: Wulan Guritno Beri Syarat Khusus Sebelum Akting Beradegan Ranjang Dalam Cerita Film
"Sesungguhnya dengan arsip kita sedang meniti masa depan supaya kita tidak tergelincir," kata Imam Gunarto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kepala-ANRI-Buka-Rakor-Penyelamatan-Arsip-Statis-se-Indonesia-di-BAST-Aceh.jpg)