Minggu, 10 Mei 2026

Internasional

Aktivis Anti-Islam, Tommy Robinson Terancam Dipenjara, Mangkir di Persidangan Pengadilan Tinggi

Seorang aktivis anti-Islam asal Inggris, Tommy Robinson terancam dijebloskan ke penjara setelah mangkir di Pengadilan Tinggi London pada Selasa

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
BBC
Aktivis anti-Islam asal Inggris, Tommy Robinson 

SERAMBINEWS.COM, LONDON - Seorang aktivis anti-Islam asal Inggris, Tommy Robinson terancam dijebloskan ke penjara setelah mangkir di Pengadilan Tinggi London pada Selasa (22/3/2022).

Dia seharusnya harus untuk memberi pembelaan tentang keuangannya setelah kalah dalam kasus pencemaran nama baik.

Pendiri Liga Pertahanan Inggris (EDL) itu yang bernama asli Stephen Yaxley-Lennon, dijadwalkan hadir di pengadilan atas tagihan hukuman yang belum dibayar.

Setelah ia digugat oleh mahasiswa pengungsi Suriah Jamal Hijazi tahun lalu, seperti dilansir ArabNews, Rabu (23/3/2022).

Sebuah video Hijazi, yang saat itu berusia 15 tahun, diserang di sebuah sekolah di utara Inggris, tempat keluarganya menetap setelah melarikan diri dari Suriah, menjadi viral pada Oktober 2018.

Baca juga: Sekolah di London Paksa Siswa Muslim Berhenti Shalat, Dinilai Sebagai Pembangkangan

Robinson mengklaim dalam dua video Facebook berikutnya bahwa Hijazi tidak bersalah dan mengklaim dia dengan kekerasan menyerang gadis-gadis muda Inggris di sekolahnya.

Hijazi menggugat Robinson untuk pencemaran nama baik pada Juli 2021.

Hakim Pengadilan Tinggi kemudian memutuskan klaim Robinson tidak benar.

Kemudian, memerintahkannya untuk membayar siswa itu £ 100.000 atau $ 132.632) sebagai ganti rugi dan lebih dari £ 43.000 untuk biaya hukum.

Setelah kemenangannya, Hijazi bersumpah akan menggunakan uang itu untuk mendirikan badan amal bagi anak-anak muda yang telah diganggu.

Mantan kepala EDL itu menyatakan kebangkrutan empat bulan kemudian.

Baca juga: Seorang Pria Bersenjata Parang Menyerang Polisi London di Siang Bolong

Sebuah pengajuan yang telah dikeluarkan dengan pengacara Hijazi yang berhasil mengajukan perintah yang mengharuskan Robinson kembali ke pengadilan untuk menghadapi pertanyaan atas keuangannya.

Seorang hakim Pengadilan Tinggi akan memutuskan apakah Robinson menghina pengadilan.

Hakim John Dagnall pada sidang mengatakan Robinson tahu sangat baik, dia diminta untuk menghadiri pengadilan untuk diinterogasi.

Dia sebelumnya telah mengirim email ke pengadilan yang meminta agar persidangannya ditunda.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved