Selasa, 14 April 2026

Pedagang di NTT Teriaki Jokowi 'Tiga Periode'

Mendengar teriakan itu, Jokowi lantas tersenyum dan tertawa. Presiden juga menunjukkan bahasa tubuh dengan menyilangkan tangan di dada.

BPMI SETPRES/LUKAS
Presiden Jokowi meninjau pelaksanaan vaksinasi di beberapa daerah secara virtual di Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (17/2/2022). 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Warga Kota Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) menyambut antusias kedatangan Presiden Joko Widodo(Jokowi), Kamis (24/3/2022).

Jokowi berdialog dengan beberapa warga dan pedagang saat mengunjungi Pasar Penfui, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

"Presiden Jokowi, tiga periode," teriak seorang pedagang kepada Jokowi yang tengah melakukan kunjungan kerja.

Mendengar teriakan itu, Jokowi lantas tersenyum dan tertawa. Presiden juga menunjukkan bahasa tubuh dengan menyilangkan tangan di dada.

Menurut sumber terpercaya, pose ini menunjukkan komitmen kuat dalam diri seseorang.

Seorang pedagang di Pasar Penfui Agustina Boli menuturkan maksud teriakan pedagang itu mereka menginginkan Jokowi memimpin Indonesia untuk periode ketiga.

"Saya berharap untuk bapak lanjut ke tiga periode, ini tulus dari hati. Ini sangat luar biasa," ucap Agustina.

Dia mengaku menerima bantuan modal usaha dari Jokowi dan merasakan manfaat di kondisi pandemi Covid-19.

Baca juga: 10 Menit Tidur dengan Wanita, Kakek 74 Tahun Ini KO Hingga Tak Bernapas, Polisi Temukan Obat Kuat

Baca juga: Sekjen NATO Tegaskan, Presiden Rusia Lakukan Kesalahan Besar, Invasi ke Ukraina

Baca juga: Kisah Mat Rona, Driver Lulusan SD yang Viral Cari Kerja Lewat Postingan di LinkedIn, Begini Kabarnya

"Uang ini untuk tambahan modal. Kemarin kami swab kalau bapak Presiden mau datang ke sini," ujar Agustina.

Dalam kunjungan kerjanya, Jokowi resmikan tiga lokasi wisata kuliner dan taman. Dari tempat itu, Jokowi dan rombongan menuju Lanud El Tari Kupang, selanjutnya dengan menggunakan helikopter menuju SoE, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Di TTS, Presiden meninjau langsung upaya percepatan penurunan stunting di daerah kategori merah.

Tunduk Konstitusi
Presiden Jokowi sempat angkat bicara terkait isu penundaan Pemilu 2024 yang ramai diperbincangkan. Jokowi meminta kepada semua pihak untuk tunduk, taat, dan patuh pada konstitusi atau Undang-undang Dasar 1945.

"Kita bukan hanya taat dan tunduk, tetapi juga patuh pada konstitusi," kata Jokowi.

Baca juga: Umat Muslim Bisa Kembali Shalat Tarawih Berjamaah di Masjid, Presiden Jokowi: Tetap Terapkan Protkes

Baca juga: Kunjungi Timur Indonesia Tuntaskan Stunting, Jokowi Buat Senyum Anak di Timor Tengah Selatan Merekah

Menurut Jokowi, siapa saja boleh memberikan usul terkait penundaan pemilu atau perpanjangan masa jabatan. Pasalnya, Indonesia adalah negara demokrasi, sehingga semua pihak bisa bebas berpendapat.

"Siapa pun boleh-boleh saja mengusulkan wacana penundaan pemilu dan perpanjangan (masa jabatan presiden), menteri atau partai politik, karena ini kan demokrasi. Bebas saja berpendapat," terang Jokowi.

Namun, Jokowi menegaskan, jika terkait pelaksanaan pemilu maka semua harus tunduk dan taat pada konstitusi.

"Tetapi, kalau sudah pada pelaksanaan, semuanya harus tunduk dan taat pada konstitusi," tegasnya. (Tribun Network/nas/yat)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved