Sucikan Diri Sebelum Puasa Ramadan, Berikut Tata Cara Mandi Junub, Pasutri Harus Baca
Jika sebelumnya bulan puasa dijalani sendiri atau bersama keluarga, kini dilaksanakan bersama pasangan.
Penulis: Devi Nirmala Muthia
SERAMBINEWS.COM - Bagi para pasutri, terutama pengantin baru yang akan memasuki bulan Ramadan tahun ini tentu akan menjadi momen spesial.
Jika sebelumnya bulan puasa dijalani sendiri atau bersama keluarga, kini dilaksanakan bersama pasangan.
Salah satu perbedaan tambahan adalah hubungan suami istri yang kiranya dilakukan di Bulan Ramadan.
Meski dalam aturan tidak dilarang melakukan jima' atau hubungan suami istri di malam hari, namun mandi junub tetap wajib dilakukan.
Sebaiknya, mandi wajib atau mandi junub ini dilakukan sebelum memasuki waktu imsak.
Namun pada kondisi tertentu, dilansir Tribun Wow, Ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Jawa Tengah Wahid Ahmadi menjelaskan tentang mandi junub siang hari.
Dari penuturannya jika memang kasusnya jima' di malam hari lalu ketiduran hingga terlewat waktu Subuh dan mandi wajib, maka tetap bisa puasa.
Selama malamnya sudah niat puasa, dan memang tidak sengaja tertidur hingga bangun kesiangan.
Maka ia bisa langsung mandi wajib, kemudian meng-qadha solat Subuhnya dan lanjut berpuasa.
Namun seperti adab pada hukum, hal ini tentu tidak bisa dilakukan terus menerus seolah tanpa dosa.
Kemudian, untuk lebih jelasnya, berikut ini tata cara mandi junub atau mandi wajib lengkap dengan bacaan niatnya.
Berikut bacaan niat mandi wajib atau mandi junub.
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Nawaitu Ghusla Lifrafil Hadatsil Akbari Fardhan Lillahi Ta'aala.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-mandi-1.jpg)