Berita Banda Aceh

Keliling Aceh, IKAT Sosialisasi Kuliah ke Timur Tengah, Akan Berakhir di Simeulue

IKAT Aceh berharap dengan acara sosialisasi ini dapat meningkatkan minat putra daerah setempat untuk melanjutkan studi ke Timur Tengah

Penulis: Subur Dani | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Foto bersama santriwati Dayah Perbatasan Safinatussalamah, di perbatasan Danau Paris, Singkil, yang berbatasan dengan Tapanuli Tengah, Sumatera Utara 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh Aceh, sejak tanggal 19 hingga pada 27 Maret mendatang, melakukan perjalanan keliling Aceh untuk menyosialisasi kuliah ke Timur Tengah yang direncanakan akan berakhir di Simeulue. 

Ketua IKAT Aceh, Muhammad Fadhillah, menyebutkan bahwa kegiatan sosialisasi ini dilakukan untuk meningkatkan minat dan memotivasi anak-anak Aceh untuk melanjutkan pendidikan ke berbagai negara di Timur Tengah, sehingga nantinya mereka dapat berkontribusi dalam membangun Aceh.

“Dalam rangka sosialisasi ini, kami sangat berharap minat anak-anak Aceh untuk terus melanjutkan kuliah ke luar negeri.

Terutama ke Timur Tengah semakin besar agar Aceh bisa terus melahirkan generasi-generasi penerus yang berilmu dan bertakwa, yang nantinya dapat mendukung pelaksanaan syariat Islam di Aceh,” kata Muhammad Fadhillah.

Baca juga: Puluhan Santri/Santriwati di Langsa & Aceh Tamiang Ikuti Sosialisasi Tentang Kuliah di Timur Tengah

Ketua Tim Edukasi Timur Tengah, Muhammad Zuhri Sulaiman, mengungkapkan bahwa IKAT Aceh pada tahun ini, memfokuskan sejumlah kabupaten di kawasan tengah Aceh dan Barat Selatan.

Karena mahasiswa Aceh yang melanjutkan kuliah ke Timur Tengah dari kawasan tersebut masih minim jika dibandingkan dengan mahasiswa yang berasal dari kawasan pesisir timur dan utara. 

“Kita mulai dari pesantren di Bireuen, kemudian Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Tenggara, kota Subulussalam, dan Singkil.

Hari ini (Jumat, 25 Maret), kita tiba di perbatasan Aceh dengan Sumatera Utara, antara Singkil dan Sibolga.

Besok, kita rencana akan bergerak ke Aceh Selatan dan pulau Simeulue,” kata Muhammad Zuhri Sulaiman.

Baca juga: Profil Syakir Daulay, Penyanyi Asal Aceh Rilis Lagu Khadijah Istri Rasulullah Bersama Nadzira Shafa

Sedangkan anggota Tim Sosialisasi Kuliah ke Timur Tengah, Khalid Muddatstsir, mengungkapkan bahwa daerah yang berada di perbatasan Aceh seperti Singkil dan pulau Simeulue masih kekurangan dai dan pendakwah yang berasal dari putra daerah. 

“Kita ingin jemput bola. Wilayah Aceh di perbatasan rentan terjadi pendangkalan akidah, sedangkan jumlah dai perbatasan masih terbatas.

IKAT Aceh berharap dengan acara sosialisasi ini dapat meningkatkan minat putra daerah setempat untuk melanjutkan studi ke Timur Tengah sehingga nanti dapat membangun dan menyebarkan Islam di daerah mereka,” ungkap Khalid Muddatstsir.(*)

Baca juga: Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan 2022 untuk Wilayah Blangpidie dan Sekitarnya (Aceh Barat Daya)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved