Berita Kutaraja
Masa Pendaftaran Segera Berakhir,Baru 1 Profesor Daftar Jadi Balon Rektor UIN Ar-Raniry, Ini Namanya
Pendaftaran bakal calon (balon) Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh akan berakhir pada 31 Maret mendatang.
Penulis: Subur Dani | Editor: Saifullah
Laporan Subur Dani | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pendaftaran bakal calon (balon) Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh akan berakhir pada 31 Maret mendatang.
Namun hingga Senin (28/3/2022), baru satu orang profesor atau guru besar yang mendaftar sebagai bakal calon orang nomor satu di kampus itu.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh periode 2022-2026, Drs H Nurdin AR, MHum.
"Baru satu orang yang mendaftar hingga hari ini. Saya memang nggak ada piket hari ini, tapi berdasarkan laporan teman-teman yang piket, memang tidak ada yang mendaftar hari ini, jadi sejauh ini baru satu orang," kata Nurdin AR kepada Serambinews.com, Senin (28/3/2022).
Satu-satunya profesor yang sudah mendaftar sebagai bakal calon Rektor UIN Ar-Raniry itu yakni Prof Dr Misri A Muchsin.
Menurut Nurdin AR, biasanya para bakal calon akan mendaftar di hari-hari terakhir pendaftaran.
Baca juga: Pendaftaran Bakal Calon Rektor UIN Ar-Raniry Dibuka Mulai 21 Maret 2022, Ini Tahapannya
"Biasanya ramai di menit-menit terakhir. Kita tunggu saja," papar dia.
Nurdin mengungkapkan, masa pendafataran bakal calon Rektor UIN Ar-Raniry tersebut dimulai pada 21-31 Maret.
Sementara verifikasi persyaratan administrasi (dokumen) akan dilaksanakan pada tanggal 1-4 April 2022.
Serta pemberitahuan dan perbaikan dokumen hasil verifikasi mulai tanggal 5-7 April 2022.
"Tahapan berikutnya untuk penetapan bakal calon rektor akan ditetapkan pada tanggal 8 April 2022,” urai dia.
“Tanggal 11 April 2022, penyerahan dokumen bakal calon rektor dari panitia penjaringan kepada rektor,” lanjutnya.
Baca juga: Ini Harapan Senat Akademik kepada Delapan Calon Rektor IAIN Lhokseumawe
“Selanjutnya diserahkan ke Senat UIN Ar-Raniry, kemudian setelah dilakukan kualifikasi baru diserahkan lagi ke rektor untuk dibawa ke Jakarta," terang dia.
Menurut Nurdin AR, pemilihan Rektor UIN Ar-Raniry dilakukan oleh tim panitia seleksi (pansel) di Jakarta.
Pihaknya di sini hanya melakukan pemeriksaan administrasi.
Ia memaparkan, penjaringan bakal calon rektor mengacu kepada Peraturan Menteri Agama Nomor 17 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Agama Nomor 68 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Rektor dan Ketua pada Perguruan Tinggi Keagamaan yang diselenggarakan oleh pemerintah dan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 3151 Tahun 2020 tentang Pedoman Penjaringan, Pemberian Pertimbangan dan Penyeleksian Rektor/Ketua Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri pada Kementerian Agama.
"Sistem pemilihan yang menentukan di Jakarta, ada panitia seleksi di Jakarta, kita hanya melakukan pemeriksaan administrasi, aturannya sesuai dengan Peraturan Menteri Agama dan Dirjen Pendidikan Islam," katanya.
Informasi yang dihimpun Serambinews.com, kompetisi menuju kursi nomor 1 kampus UIN Ar-Raniry diprediksi akan sangat sengit dan bergengsi.
Baca juga: Pendaftaran Calon Rektor UTU Mulai Hari Ini, Pemilihan pada 10 Mei
Karena diisukan banyak guru besar atau cendekiawan yang akan bersaing.
Salah satunya adalah Prof Dr Gunawan, MA, PhD yang menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Profesor Gunawan bahkan digadang-gadang jadi calon kuat Rektor UIN Ar-Raniry ke depan. Kita nantikan saja.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ketua-panitia-penjaringan-bakal-calon-rektor-uin-ar-raniry.jpg)