Breaking News
Rabu, 13 Mei 2026

Berita Jakarta

Luhut Senyum Jokowi Diteriaki '3 Periode', Peserta Silatnas Desa Usul Luhut Jadi Presiden

Seorang perwakilan desa dari Provinsi Aceh bernama Muslim meneriakkan "Jokowi 3 Periode" saat mengikuti acara Silaturahmi Nasional Desa 2022

Tayang:
Editor: bakri
BPMI SETPRES/AGUS SUPARTO
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (kiri) dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (kanan) meninjau sekaligus meresmikan penataan Kawasan Pantai Bebas Parapat di kawasan Danau Toba, Kabupaten Simalungun, Sumut, Rabu (2/2/2022). Dalam kunjungannya di Sumut ini Jokowi melakukan sejumlah peresmian, antara lain Jalan Bypass Balige, penataan Kawasan Pantai Bebas Parapat, dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Parapat. (BPMI SETPRES/AGUS SUPARTO) 

Sementara itu Ketua APDESI Surta Wijaya dalam forum itu menobatkan Jokowi sebagai Bapak Pembangunan Desa Indonesia.

Hal itu ia sampaikan sesaat sebelum Jokowi menyampaikan pidatonya.

Surta tiba-tiba maju ke atas panggung dan mengaku lupa menyampaikan hal itu dalam pidato pembukaannya.

"Rekan rekan kepala desa bikin sejarah aja, lupa.

Memang begini kelakuan kepala desa.

Ada pidato satu yang belum disampaikan, lupa, entar ke bawa pulang tidur, stres kita," kata dia.

"Hal yang wajar kita berikan saat ini beliau selaku Bapak Pembangunan Desa.

setuju?" kata Surta.

Surta kemudian mengajak ribuan Kepala Desa yang hadir untuk berdiri dan mengangkat tangan sebagai tanda persetujuan penobatan Jokowi sebagai Bapak Pembangunan Desa.

"Kalau setuju, tidak perlu munafik di depan saya, berdiri semua kalau setuju, bangun angkat tangan.

Terima kasih pak presiden inilah bahwa kami di Apdesi menyatakan bapak Presiden Jokowi selaku Bapak Pembangunan Desa, Allahu Akbar, alhamdulillah," kata Surta.

Merespons hal itu, Jokowi mengatakan yang pantas mendapat gelar Bapak Pembangunan Desa adalah para kepala desa di seluruh Indonesia.

Karena, kata Jokowi, yang membangun langsung desa adalah para kepala desa, bukan dirinya.

"Tadi yang terakhir yang disampaikan mengenai Bapak Pembangunan Desa, yang layak itu Bapak Ibu semuanya bukan saya.

Karena yang membangun desa itu Bapak Ibu semuanya, yang bekerja keras membangun desa Bapak Ibu semuanya," kata Presiden.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved