Berita Aceh Jaya
Bupati Aceh Jaya Lantik 20 Keuchik, Ada Protes dari Warga Bate Meutudong
Pemkab Aceh Jaya melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap 20 keuchik di kabupaten tersebu
CALANG - Pemkab Aceh Jaya melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap 20 keuchik di kabupaten tersebut.
Pelantikan tersebut dilakukan di Aula DPMPKB Aceh Jaya, kawasan kompleks perkantoran Calang, Desa Keutapang, Kecamatan Krueng Sabee, Kamis (31/3/2022).
Bupati Aceh Jaya Drs HT Irfan TB yang memimpin prosesi pelantikan itu menjelaskan, ada 20 keuchik dari lima kecamatan yang dilantik sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Kesemua keuchik itu berasal dari Kecamatan Pasie Raya, Teunom, Panga, Krueng Sabee, dan Kecamatan Sampoiniet," tandasnya.
Dalam kesempatan tersebut T Irfan TB mengharapkan seluruh keuchik yang baru saja dilantik menjaga dan membina keharmonisan masyarakat dalam gampong.
Selain itu, dirinya juga meminta keuchik untuk menjaga kepercayaan masyarakat serta menjalankan amanah dan tanggung jawab dengan baik disertai dengan keikhlasan.
"Pada kesempatan ini saya mengharapkan seluruh keuchik yang dilantik untuk membina keharmonisan dalam masyarakat serta bekerja dengan baik dan penuh tanggung jawab," tandasnya.
Selain itu dirinya juga menyampaikan bahwa meskipun gampong memiliki kewenangan masing-masing dalam mengatur pemerintahannya, akan tetapi tetap harus disinergikan dengan program pemerintah yang ada.
Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya tumpang tindih dalam pelaksanaan pembangunan dan menciptakan keadilan antarwilayah di tingkat gampong.
Baca juga: 19 Gampong di Kota Langsa Akan Gelar Pilchiksung Serentak, Ini Nama-namanya
Baca juga: YARA Abdya Terima Laporan Dugaan Kecurangan Pilchiksung
"Selanjutnya kami juga berharap kepada para keuchik yang sudah diambil sumpah agar tidak hanyut dalam euforia kemenangan saja, akan tetapi untuk segera melaksanakan tugas yang disesuaikan dengan tupoksi keuchik sebelumnya yang memuat visi-misi, tujuan, strategi, kebijakan dan program, serta dilaksanakan secara partisipatif dan melibatkan lembaga advokasi kemasyarakatan dengan disusun secara sistematis, terarah, terpadu, menyeluruh, akurat, dan tanggap terhadap perubahan," kata Irfan TB.
Meski sudah dilakukan pelantikan keuchik terpilih oleh Bupati Aceh Jaya pada Kamis (31/3/2022), sejumlah warga Desa Bate Meutudong, Kecamatan Panga, melakukan protes.
Ketidaksetujuan mereka lantaran diklaim pelaksanaan Pilciksung di Gampong Bate Meutudong, tidak esuai dengan peraturan bupati yang menjadi rujukan pemilihan keuchik serentak tersebut.
Salah satu hal yang menjadi gugatan yaitu keuchik tidak dapat mencalonkan diri setelah memimpin desa dua periode.
"Jadi keuchik aktif tersebut sudah memimpin desa dua periode dan kembali mencalonkan diri, itu kan tidak bisa," jelasnya.
Menurutnya, sebelum dilakukan pelantikan dan pemungutan suara, pihaknya sudah melayangkan surat keberatan kepada Panitia Pemilihan Keuchik (P2K) dan kecamatan, namun tidak mendapatkan respons.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pelantikan-keuchik-3103.jpg)