Berita Banda Aceh

Warga Diminta Waspadai Polio

Penyakit polia masih menjadi momok bagi masyarakat, ditambah lagi minimnya pengetahuan tentang penyakit itu

Editor: bakri
Dok PMI Banda Aceh
Kepala Markas PMI Banda Aceh, Safriadi Ibrahim memberikan pengarahan pada pembentukan relawan desa kesiapsiagaan polio di Gampong Lambung, Kamis (3/2/2022). 

BANDA ACEH - Penyakit polia masih menjadi momok bagi masyarakat, ditambah lagi minimnya pengetahuan tentang penyakit itu.

Dalam rangka mewaspadai polio, PMI Kota Banda Aceh menyelenggarakan sosialisasi polio di Hotel Grand Aceh, Banda Aceh, pada Rabu (30/3/2022).

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan camat dan puskesmas dari empat desa serta akademisi.

Ketua PMI Kota Banda Aceh Dedi Sumardi Nurdin mengatakan, saat ini ada misinformasi tentang polio yang harus diluruskan masyarakat, seperti bahwa penyakit polio terjadi karena faktor keturunan.

Ketua PMI Kota Banda Aceh, Dedi Sumardi Nurdin dan Danlanud SIM, Kolonel Pnb Henri Ahmad Badawi MHan memperlihatkan nota kerja sama kegiatan donor darah, Selasa (19/10/2021).
Ketua PMI Kota Banda Aceh, Dedi Sumardi Nurdin dan Danlanud SIM, Kolonel Pnb Henri Ahmad Badawi MHan memperlihatkan nota kerja sama kegiatan donor darah, Selasa (19/10/2021). (Foto: IST)

Padahal, lanjutnya, seseorang bisa terkena penyakit polio karena terinfeksi virus polio melalui makanan atau minuman.

Katanya, program kesiapsiagaan polio PMI Kota Banda Aceh sudah berlangsung beberapa bulan sejak dimulai akhir tahun lalu.

Di Banda Aceh, ini berlangsung di Gampong Tibang, Pie, Lambung, dan Pande.

Saat ini, tahapan program kesiapsiagaan polio PMI Kota Banda Aceh sedang tahap imunisasi, setelah sebelumnya relawan polio melakukan survei, penguatan kapasitas, serta edukasi polio untuk masyarakat.

Baca juga: Warga Banda Aceh Diingatkan Waspadai Polio, tak Hanya Faktor Keturunan

Baca juga: PMI Banda Aceh Sosialisasi Polio, Penyebabnya bukan Faktor Keturunan, Melainkan karena Ini

"Saya berterima kasih untuk semua pihak yang telah mendukung program ini.

Semoga program ini sukses dan membawa dampak positif bagi masyarakat," kata Dedi di Banda Aceh.

Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Banda Aceh, Amiruddin mengatakan, saat ini belum ada kasus polio di Kota Banda Aceh, namun capaian imunisasi polio di kota ini menurun jauh dibanding sebelum pandemi covid.

Karena itu program kesiapsiagaan polio yang bekerja sama dengan Dinkes Banda Aceh diharapkan mampu meningkatkan capaian imunisasi polio.

"Kita berupaya kedepan capaian vaksinasi polio itu dapat meningkat sampai di atas 95 %.

Untuk itu harus ada dukungan lintas sektor masyarakat," kata Amiruddin.

Ia menyebutkan, kasus polio di Banda Aceh sudah dieliminasi sejak 2016 lalu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved