Berita Bireuen
Sudah Dilaunching Kejagung, Seluruh Gampong di Bireuen Bakal Miliki Balee Damee
Kajari Bireuen, Mohamad Farid Rumdana SH MH mewacanakan dibentuknya Balee Dame Restorative Justice di seluruh gampong di kabupaten
Kajari Bireuen, Mohamad Farid Rumdana SH MH mewacanakan dibentuknya Balee Dame Restorative Justice di seluruh gampong di kabupaten itu.
Artinya, 609 gampong di 17 kecamatan akan memiliki balee damee guna menyelesaikan permasalahan dengan perdamaian.
Hal itu Kajari saat menggelar sosialisasi keadilan restoratif dalam pertemuan dengan ketua dan pengurus Apdesi Bireuen, Jumat (1/4/2022) sore.
Kecuali itu, juga digelar contoh penyelesaian perkara secara damai di Aula Kejari Bireuen.
"Wacana saya Balee Damee Restorative Justice yang sudah dilaunching Kejagung di Gampong Cot Gapu, Kota Juang dapat menjadi program setiap gampong di Bireuen.
Dan itu harus ada qanun gampong yang menjadi acuan proses penyelesaian perkara.
Lalu, qanun itu juga nantinya perlu disosialisasi ke masyarakat," ujarnya.
Dalam pertemuan itu, Kajari mengingatkan keuchik dan perangkat gampong jangan main-main dengan dana desa.
Karena, ini anggaran dari pemerintah tentu ada pertanggungjawaban.
"Saya mengingatkan supaya jangan main-main dengan dana desa, sebab konsekuensi penjara.
Baca juga: Mantap! Kota Langsa Kini Miliki Rumah Restorative Justice, Ini Fungsinya
Baca juga: Di Kota Langsa Sudah Ada Rumah Restorative Justice
Panduan untuk penggunaan dana desa telah ada, agar dapat dipedomani," imbuhnya.
Kajari dalam waktu dekat ini akan turun ke desa memantau langsung berbagai kegiatan pembangunan sumber dana pemerintah "Saya berencana mau keliling ke seluruh gampong untuk memantau langsung penggunaan dana desa.
Kami juga membuka diri bagi keuchik yang mau bertemu untuk diskusi program terkait penyiapan Balee Damee Restorative Justice di gampong," ungkap Kajari.
Ketua Apdesi Bireuen, Bahrul Fazal mengatakan, peraturan Jaksa Agung Nomor 15 tahun 2020, sangat membantu perangkat gampong dan khususnya keuchik, dan tuha peut menyelesaikan perkara ringan di tingkat gampong.
Hal ini sudah jelas, bahwa Kejari Bireuen akan mendirikan Balee Damee sebagai pilot projek untuk Bireuen.
"Saya pikir ini untuk Aceh karena banyak sekali masukan dari keuchik baik sini dan luar Bireuen sudah sangat mudah menyelesaikan masalah," jelasnya.(yus)
Baca juga: Wali Kota Sabang Tgk Agam Apresiasi Rumoh Restorative Justice Kejari Sabang
Baca juga: Kajati Aceh Silaturahmi ke Serambi, Dari Restorative Justice Hingga Misi Zero Korupsi di Aceh
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/f20220402kej.jpg)