Internasional

Uni Emirat Arab Sepakati Perdagangan Bebas dengan Yahudi

Uni Emirat Arab (UEA) pada Jumat (1/4/2022) mensepakati Perdagangan Bebas dengan negara Yahudi, Israel.

Editor: M Nur Pakar
AP/Amos Ben Gershom/GPO
Presiden Israel Isaac Herzog (tengah) dan Ibu Negara Michal Herzog diterima oleh Menteri Luar Negeri UEA, Sheikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan, di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Minggu (30/1/2022). 

SERAMBINEWS,COM, JERUSALEM - Uni Emirat Arab (UEA) pada Jumat (1/4/2022) mensepakati Perdagangan Bebas dengan negara Yahudi, Israel.

Zionis dan UEA telah setuju meningkatkan hubungan komersial setelah normalisasi hubungan mereka, lansir AFP, Sabtu (2/4/2022).

Israel menggambarkan kesepakatan "bersejarah" yang menghapus bea masuk atas "95 persen produk" yang
dipertukarkan antara negara Yahudi dan negara Teluk Arab.

Kesepakatan normalisasi 2020 yang dicapai antara kedua negara, salah satu dari serangkaian perjanjian yang ditengahi AS yang dikenal sebagai Kesepakatan Abraham.

Sedangkan perdagangan di antara mereka tahun lalu berjumlah sekitar $900 juta, menurut angka Israel.

Pembicaraan untuk perjanjian perdagangan bebas dimulai pada November 2021 dan diselesaikan Jumat (1/4/2022) setelah empat putaran negosiasi.

Baca juga: Uni Emirat Arab Resmi Gunakan Pembangkit Listrik Nuklir Barakah

Termasuk bulan lalu di Mesir antara Perdana Menteri Israel Naftali Bennett dan pemimpin de facto UEA, Putra Mahkota Abu Dhabi Mohammed bin Zayed Al-Nahyan.

“Hubungan baik yang terjalin antara kedua negara diperkuat hari ini oleh perjanjian perdagangan bebas ini," kata Bennett.

Dia menyebutkan secara signifikan akan meningkatkan kerja sama ekonomi untuk kepentingan warga kedua negara,

"Kesepakatan itu sekarang siap ditandatangani," kata Menteri Negara Perdagangan Luar Negeri UEA Thani Al-
Zeyoudi.

“Kesepakatan ini akan dibangun di atas Kesepakatan Abraham yang bersejarah dan memperkuat salah satu hubungan perdagangan baru yang paling penting dan menjanjikan di dunia,” kata Zeyoudi.

Israel minggu ini menjadi tuan rumah pertemuan puncak diplomat top dari Amerika Serikat dan tiga negara Arab -
UEA, Bahrain dan Maroko - yang telah menormalkan hubungan sejak 2020.

Sudan juga setuju untuk menormalkan hubungan dengan Israel, meskipun belum menyelesaikan kesepakatan.(*)

Baca juga: Uni Emirat Arab Desak OPEC Tingkatkan Produksi Minyak, AS Larang Rusia Impor Minyak Picu Harga Naik

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved