Selasa, 5 Mei 2026

Konflik Rusia vs Ukraina

Usai Digempur Rusia, Mayat Warga Sipil Bergelimpangan di Bucha Ukraina

Hal mengejutkan ini tampak tiga hari setelah tentara Rusia mundur dari Kyiv di tenggara karena gagal habis-habisan menguasai ibu kota.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
AFP
Anggota layanan darurat militer mengevakuasi mayat seorang tentara Ukraina yang tewas di area lembaga penelitian Akademi Sains Nasional Ukraina, setelah serangan udara Rusia di baratlaut Kiev, Selasa (22/3/2022). 

SERAMBINEWS.COM, KYIV - Warga sipil Ukraina yang tewas tampak tergeletak di jalan-jalan kota Bucha pada Sabtu (2/3/2022).

Hal mengejutkan ini tampak tiga hari setelah tentara Rusia mundur dari Kyiv di tenggara karena gagal habis-habisan menguasai ibu kota.

Bau bahan peledak masih tercium di udara yang dingin dan lembap, berbaur dengan aroma kematian yang menyeruak.

Dilansir Reuters, Vasily, 66 tahun, yang tidak menyebutkan nama keluarga, memandangi sisa-sisa lebih dari selusin jenazah warga sipil yang tersebar di sepanjang jalan di luar rumahnya.

Wajahnya muram karena kesedihan.

Penduduk mengatakan mereka telah dibunuh oleh pasukan Rusia selama pendudukan selama sebulan.

Di sebelah kiri Vasily, seorang pria berbaring di tepi rerumputan di samping sepedanya, wajahnya pucat dan matanya cekung.

Seorang lagi tergeletak di tengah jalan, beberapa meter dari pintu depan rumahnya.

Vasily mengatakan itu ayah baptis putranya, sekaligus teman seumur hidup.

Mayat-mayat di Bucha yang masih belum dikubur tidak mengenakan seragam.

Mereka adalah warga sipil dengan sepeda, tangan kaku mereka masih mencengkeram tas belanja.

Beberapa jelas telah mati selama berhari-hari, jika tidak berminggu-minggu lalu.

Sebagian besar, mereka utuh, dan tidak jelas apakah mereka terbunuh oleh pecahan peluru, ledakan atau peluru.

 
"Para bajingan!" Vasily berkata, menangis dengan marah dalam mantel tebal dan topi wol.

"Maaf. (Tapi) tank di belakangku menembak. Anjing!" ujarnya memaki.

Baca juga: Pasukan Rusia Mundur, Ukraina Klaim Rebut Kembali Seluruh Wilayah Kyiv

Baca juga: Rusia Paksa Perusahaan Milik Warganya di Luar Negeri Bawa Pulang Uang

Pejabat setempat memberi wartawan Reuters akses ke daerah itu, dan seorang polisi memimpin jalan melalui jalan-jalan yang sekarang dipatroli oleh tank-tank Ukraina, melewati jalan di mana mayat-mayat itu tergeletak.

Tidak jelas mengapa mereka belum dimakamkan.

Wali Kota Anatoliy Fedoruk mengatakan lebih dari 300 penduduk kota telah tewas, dan kuburan massal di satu halaman gereja masih terbuka.

Beberapa jalan dipenuhi dengan reruntuhan tank dan kendaraan lapis baja Rusia yang terbakar.

Roket yang tidak meledak tergeletak di jalan dan, di satu tempat, mortir yang tidak meledak menyembul keluar dari landasan.

dilansir AFP, bukti terbaru muncul tentang kemungkinan pembunuhan warga sipil di daerah-daerah yang telah diduduki pasukan Rusia selama invasi.

Wartawan AFP melihat setidaknya 20 mayat di satu jalan di kota Bucha dekat Kyiv, termasuk satu dengan tangan terikat, dan mayat seorang fotografer yang hilang ditemukan di desa terdekat.

"Semua orang ini ditembak," kata Wali Kota Bucha Anatoly Fedoruk kepada AFP, seraya menambahkan bahwa 280 mayat lainnya telah dikuburkan di kuburan massal di kota itu.

Saat menarik diri dari beberapa wilayah utara, Rusia tampaknya berfokus pada Ukraina timur dan selatan, di mana ia telah menguasai sebagian besar wilayah.

"Rusia memprioritaskan taktik yang berbeda, yakni mundur ke timur dan selatan," kata penasihat presiden Ukraina Mykhaylo Podolyak di media sosial.

"Tanpa senjata berat kami tidak akan bisa mengusir (Rusia)," katanya.

  
Namun pihak berwenang Ukraina menawarkan kabar baik kepada warga, mengeklaim kemajuan melawan Rusia lebih dari lima minggu setelah invasi Moskwa memicu konflik terburuk di Eropa dalam beberapa dasawarsa.

"Irpin, Bucha, Gostomel dan seluruh wilayah Kyiv dibebaskan dari penjajah," kata wakil menteri pertahanan Ganna Maliar di Facebook, merujuk pada kota-kota yang telah rusak berat atau hancur akibat pertempuran.

Baca juga: Penjaga Warung Kopi Nyaris Rudapaksa Pelanggan Wanita, Pelaku Lakukan Ini saat Digeruduk Warga

Baca juga: Amien Rais Ingatkan Jokowi dan Luhut Untuk Letakkan Jabatan pada Oktober 2024

 

Baca juga: Aurel Hermansyah Borong Tiket Konser Justin Bieber

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved